Langit itu luas
Tinggi, tak terjangkau
Tak pernah menuntut balas
Juga tak pernah risau
Padahal, jika langit mau
Cukup satu gerakan saja
Seperti seekor harimau
Siap menerkam mangsa
Berbeda dengan manusia
Marah saat tak disapa
Lalu membuang muka
Jika tak disebut namanya
Kadang tak bisa makan
Jika tak diberi penghormatan
Karena merasa diperlakukan
Layaknya orang kebanyakan
Langit tempat bernaung
Segala bentuk kehidupan
Namun tak pernah sombong
Tak pilih-pilih memberi keteduhan
Padahal kalau langit mau
Cukup perintahkan petir dan badai
Segala kesombongan akan berlalu
Sekejap pun dunia ‘kan damai
Pamekasan, 2 Juli 2025
Salam sehat,
M. Sinal