Kenali Bantu Empedu dan Penyebabnya

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Selasa, 29 Agustus 2023 | 12:05 WIB
Herbal batu empedu, resep herbal dr Zaidul Akbar. (Pexels)
Herbal batu empedu, resep herbal dr Zaidul Akbar. (Pexels)

Batuan kecil yang berasal dari kolesterol, dan terbentuk di saluran empedu manusia. Pada hampir sebagian besar kasus, batu empedu ini tidak akan menimbulkan gejala apa pun. Namun, terkadang batu ini akan menyumbat bagian ujung empedu sehingga akan memicu rasa sakit mendadak yang cukup hebat.

Baca Juga: Kita Tidak Dapat Mengatur Waktu, Kita Hanya Bisa Mengatur Prioritas

Nyeri ini disebut dengan nyeri kolik, dan dapat bertahan selama hitungan jam.

Ukuran batu empedu bermacam-macam. Ada yang sekecil butiran pasir dan ada yang sebesar bola pingpong. Jumlah batu yang terbentuk dalam kantong empedu juga bervariasi, misalnya ada orang yang hanya memiliki satu buah batu dan ada yang lebih banyak.

Batu empedu diduga terbentuk akibat pengerasan kolesterol yang tertimbun dalam cairan empedu.

Baca Juga: Manfaat Buah Kolang Kaling


Hal ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara jumlah kolesterol dan senyawa kimia dalam cairan tersebut.

Faktor Penyebabnya Terjdinya Bantu Empedu :

✍️ Faktor usia
Risiko penyakit batu empedu akan bertambah seiring usia. Penyakit ini umumnya dialami orang yang berusia di atas 40 tahun.

✍️ Jenis kelamin.
Risiko wanita untuk terkena penyakit batu empedu lebih tinggi dibandingkan pria.

Baca Juga: Karakter Massa Pemilih di Negara Berkembang dan Peran Pendidikan Politik

✍️ Dampak melahirkan.
Wanita yang pernah melahirkan memiliki risiko lebih tinggi. Penyebabnya mungkin karena meningkatnya kadar kolesterol akibat perubahan hormon estrogen selama masa kehamilan.

✍️ Pengaruh berat badan.
Risiko Anda akan meningkat jika mengalami kelebihan berat badan, obesitas, hingga penurunan berat badan drastis.

Semoga bermanfaat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Ikhtiar (Bagian 2230)

Kamis, 4 Juni 2026 | 06:52 WIB

Mutiara Pagi: Ucapan (Bagian 2229)

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Diam atau Bersuara (Bagian 2228)

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:02 WIB

Mutiara Pagi: Ruang Perjumpaan (Bagian 2227)

Senin, 1 Juni 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan ( Bagian 2226)

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:11 WIB

Mutiara Pagi: Logika (Bagian 2225)

Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Simfoni Kerinduan (Bagian 2224)

Jumat, 29 Mei 2026 | 06:30 WIB

Mutiara Pagi: Manusia Paripurna (Bagian 2223)

Kamis, 28 Mei 2026 | 07:17 WIB

Mutiara Pagi: Delapan Benda Langit (Bagian 2221)

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:56 WIB

Mutiara Pagi: Musik dan Kehidupan (Bagian 2220)

Senin, 25 Mei 2026 | 07:45 WIB

Mutiara Pagi: Tangan Langit (Bagian 2219)

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:20 WIB

Mutiara Pagi: Istiqomah Terberat (Bagian 2218)

Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:09 WIB

Mutiara Pagi: Menulis Kisah (Bagian 2216)

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:43 WIB

Mutiara Pagi: Siklus Kehidupan ( Bagian 2215)

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Kata-kata Manusia (Bagian 2214)

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mutiara Pagi: Kesibukan (Bagian 2212)

Minggu, 17 Mei 2026 | 08:32 WIB
X