Ia memiliki pandangan bahwa tidak aneh dengan kemalasan. Tapi orang yang terus bersemangat pada hal-hal yang dia tahu akan bermanfaat untuk dirinya sendiri, adalah pribadi yang punya pondasi dan arah yang lebih kuat.
Baca Juga: Miss Hijab Sosial Indonesia 2022 Gaungkan Literasi Al-Qur'an
Ia juga menegaskan bahwa secara sains, menulis terbukti dapat membantu perkembangan fungsi memori dan otak kita. Secara psikologi, menulis akan membuat kita lebih terarah dan bahagia. Itulah yang ramai diperbincangkan dari metode journaling. Secara sosial, menulis akan membuat kita lebih empati dan learn how to put perspective and useful ideas.
"Gak ada alasan untuk kita untuk tidak mulai menulis. At least, untuk diri kita sendiri. Lama-lama, segala kebaikan akan membesar. When you focus on the good, the good gets better. Pasti akan ada yang terbantu dengan tulisan kita, terlepas dari apapun genre tulisannya. And by only helping people, we could gain gratitude," tandasnya dengan nada semangat dan optimis.
Artikel Terkait
Jelang Armuzna, GP Ansor Cianjur Kembali Doakan Jamaah Haji Lancar dan Selamat
Dana Desa Bertambah dan Masa Jabatan Kepala Desa Berubah, Siapakah yang Diuntungkan?
Ahmad Nur Rizal Berharap Kunjungan Kemenkop Bangkitkan Inkubator Bisnis Universitas Suryakancana
Daftar Hadir Pemilih Barometer Pemilu Jurdil dalam Pesta Demokrasi
AHY Antar Anies Baswedan dan Keluarga Tunaikan Ibadah Haji
Puteri Indonesia 2023, Farhana Nariswari Jadi Pembicara Beauty Class Bersama Mustika Ratu di Sekolah Polwan
Menko Polhukam Dorong Penyelesaian Berbagai Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu
Keutamaan Hari Arafah yang Perlu Diketahui
Haji dan Kemanusiaan Universal
Fikih Kurban: Hukum, Jenis Hewan, dan Ketentuan Ibadah Kurban Lainnya