Letnan Jenderal TNI (Purn) Tarub

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 25 Juni 2023 | 06:23 WIB
Letnan Jenderal TNI (Purn) Tarub
Letnan Jenderal TNI (Purn) Tarub

Oleh: Prabowo Subianto

Selamat sore sahabat sekalian, salah satu senior saya, Letnan Jenderal TNI (Purn) Tarub merupakan salah satu sosok yang mengajarkan kepada saya bagaimana menjadi sosok yang dicintai oleh anak buah, disenangi rekan kerja dan atasan.

Beliau dikenal sebagai pribadi yang periang, humoris, sangat persuasif dan jarang marah.

Saya pertama berinteraksi dengan beliau dari dekat sejak beliau menarik saya dari Kepala Staf Brigade menjadi komandan Pusdikpassus di Batujajar. Saya anggap peristiwa ini sebuah kehormatan.

Ia mengatakan waktu menarik saya, "Prabowo, coba kau benahi Batujajar. Kurikulum perbaiki. Buat tidak kalah dengan pasukan terbaik di dunia."

Misi itulah yang saya emban dan dengan dukungan penuh dari beliau saya melakukan perubahan-perubahan kurikulum dan perbaikan-perbaikan sistem latihan di Batujajar.

Baca Juga: Menko Polhukam Mahfud MD Bicara Peluang Pembubaran Al-Zaytun

Dengan mengemban tugas itu, saya meninjau beberapa pasukan elit dunia, dari Delta Force hingga GSG9 di Jerman.

Dari Pak Tarub saya belajar, kalau kita ingin menilai suatu pasukan, lihatlah kurikulum pendidikan mereka.

Hitunglah berapa jam pelajaran dia belajar taktik, teknik, dan sebagainya. Hitunglah berapa butir peluru setiap prajurit menembak. Dari situ kita akan tahu kualitas pasukan itu.

Alhamdulillah sekarang setelah sekian puluh tahun saya monitor, bahwa beberapa perubahan yang saya lakukan masih terus diterapkan di Batujajar.

Sering Pak Tarub memberi tugas-tugas kepada saya. Tapi setelah kasih tugas beliau membiarkan saya menyelesaikan tugas itu tanpa banyak ikut campur tangan.

Itulah yang saya rasakan, banyak senior-senior saya kasih tugas, kasih perintah, backup dengan apa yang dibutuhkan tapi tidak mengganggu pelaksanaan itu.

Sifat ini yang saya kemudian pakai sebagai cara saya juga dalam memimpin. Sering cari anak buah yang saya berikan tugas, saya biarkan dia selesaikan tugas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB
X