(Belajar dari Aljazair)
Revolusi Senyum di Aljazair
bukan sekadar riak protes politik,
ia laksana mata air
menyejukkan jejak menuju hari yang lebih baik
potret tentang bagaimana martabat
diperjuangkan dengan penuh kesabaran
bagaimana solidaritas rakyat
tidak menjelma menjadi kebencian
yang menjadikan istimewa
bukan hanya tuntutannya
melainkan cara mereka melangkah
ketika kritik disampaikan tanpa amarah
Revolusi Senyum mengajakarkan
bahwa kritik terhadap kekuasaan
tidak harus dibungkus dengan kebencian
karena ketegasan dan kedamaian
dapat berjalan dengan beriringan
di antara hikmah terbesar
perubahan tak selalu lahir dari kemarahan
tetapi bisa tumbuh dari sabar
yang dihiasi oleh senyum dan keteguhan
dari Aljazair, dunia bisa belajar
bahwa perubahan besar
tidak selalu harus berdarah
karena senyum pun dapat mengubah
menjadi kekuatan yang menggerakkan sejarah
Malang, 16 Februari 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Guru PKBM, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Teguh dalam Berusaha, Tenang dalam Menerima (Bagian 26)
Soroti Masalah Siswa Fiktif dan Stagnasi IPM, Rumah Bersama Urang Cianjur Gelar Diskusi Publik
Mutiara Pagi: Samudera Kenikmatan (Bagian 2120)
Jadwal Praktik Dokter Gigi Pringgondani Cianjur Terbaru dan Tips Perawatan Mulut
PP Miftahul Huda Al-Musri’ Banu Mansur Cianjur Buka Pendaftaran Santri Baru
Bupati Cianjur Tekankan Pentingnya Lulusan PKBM yang Mandiri dan Berdaya
Jakarta Education Summit 2026 Hadirkan Solusi Pola Asuh Anak di Era Digital
Mutiara Pagi: Tawakal (Bagian 2121)
Sambut Ramadhan dan Harlah ke-100, PCNU Cianjur Ziarah ke Makam Waliyullah Jawa Barat