Dalam ruang kekuasaan
ada cermin yang mengingatkan
bahwa kekuasaan tanpa koreksi
mudah tergelincir pada ilusi:
“tanpa aku, segalanya runtuh
seakan tak ada ruang bagi yang lain tumbuh”
Suatu saat mereka akan disadarkan
oleh pengalaman dan kenyataan
Sekuat apa pun kuasa dipertahankan
akan lepas dari genggaman
Penguasa yang bijak
tidak takut pada kenyataan
ia paham dalam bertindak
dan berani berbagi peran
Membiarkan akal sehat bekerja
bukan pikiran sesat yang dipelihara
dengan segala kewenangannya
pengabdian lebih besar dari egonya
Kita butuh kekuasaan ala Montesquieu
agar kuasa ada pagar pengaman
Kita butuh kehati-hatian ala Selden
agar keadilan tidak dipermainkan
dan kita butuh keberanian ala Radbruch
agar hukum tidak menjadi alat penindasan
Penguasa yang cerdas sangat memahami
bahwa hukum bukan perpanjangan egonya
melainkan pagar yang membatasi diri
bahwa kekuasaan hanyalah sementara
Malang, 17 Desember 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
CAIR! Ini Cara Cek Bansos PKH Desember 2025, Ketahui Rincian Nominal Bantuan Periode Terakhir
Mutiara Pagi: Keadilan (Bagian 2060)
5 Tempat Wisata Populer di Cianjur Bikin Susah Move On, Recommended Banget!
Mahasiswa KKN IPI Garut Sukses Hapus Mindset Matematika 'Horor' dengan Program Ini
Sambut Milad ke-104 Tahun, Alumni Ponpes Baitul Arqom Luncurkan Arqom Akademi Center
Istri Wajib Tahu, Ini Alasan Suami Perlu Rutin Mengeluarkan Cairan Putihnya
Terkait Pernyataan Jokowi Menyinggung Ada "Orang Besar" Sekjen Demokrat Angkat Suara
Kuasa Hukum Roy Suryo Ungkap Moment Dramatis Saat Penujukan Dokumen Ijazah Jokowi
Quo Vadis, Pasar Bojongmeron?
Musibah Banjir, Merajut Kesalehan Individu dan Solidaritas Sosial di Tengah Bencana