Kegagalan bukan berarti nestapa,
kadang jalan menemukan cahaya
Gagal bukan berarti binasa,
tapi cara semesta dalam menuntun jiwa
Di ujung kegagalan hati tak boleh rapuh
seperti senja memeluk laut yang tenang
Tak ada teriakan, tak ada gemuruh,
hanya bisik lembut: “Aku harus berjuang.”
Ada kegagalan tak menorehkan duka,
karena cinta bersemayam di dada
Namun kesuksesan hanya membuat luka,
ketika nurani tak lagi bicara
Sukses tanpa nurani hanyalah bayangan,
seperti mawar tanpa harum kehidupan
Gagal tanpa putus asa adalah harapan
seperti bunga yang tumbuh di taman keabadian
Meski dunia tak memberi tepuk tangan,
namun langit mencatat setiap keikhlasan
Sebab kegagalan yang diterima dengan sabar,
adalah doa yang tak pernah pudar
Malang, 22 Oktober 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Menjaga Marwah Pesantren, Benteng Moral dan Identitas Bangsa
PH Shandhika Widya Cinema, 'Raja Infotainmen' di Balik Kontroversi Xpose Uncensored Trans7
Kontradiksi Tiga Golongan Jawa: Mengapa Hanya Santri yang Konsisten Melawan Penjajah?
Satgas Penanganan Pesantren Dibentuk Pasca Tragedi Al Khozini, Begini Respon Perhimpunan Pesantren Tradisional Indonesia
Mutiara Pagi: Percayalah (Bagian 2004)
GP Ansor Keluarkan Maklumat Bandung: Serukan Resolusi Jihad Jaga Kyai, Jaga Negeri
SMAN 1 Warungkondang Cetak Generasi Wirausaha Melalui Bazar Kreatif Sekolah
Adab dan Khidmah, Jembatan Ruhani Santri Menuju Cahaya Ilmu
Menjaga Marwah Santri Menuju Indonesia Emas, PKB Cianjur Gelar Silaturahmi Akbar Pesantren
Tolak Pembusukan Kiai dan Pesantren, BEM PTNU Se-Nusantara Geruduk TRANS7 dengan Tiga Tuntutan Mendesak