Sungguh luar biasa
Ada sumbangan berhadiah
Oleh mereka yang mengaku mulia
Mencari kesalahan tak kenal lelah
Lantunan doa terdengar tulus
Sumbangan dana berjalan mulus
Tujuannya bukan demi kebaikan
Tapi memanipulasi kebenaran
Sumbangan pun lahir dari niat
Bukan tujuan yang bermanfaat
Semua untuk membantu
Membeli racun bertulis madu
Apabila menolak tunduk
Akan kehilangan tempat duduk
Apalagi mencoba beda haluan
Bersiap-siaplah untuk disingkirkan
Demi jerat hutang budi
Terpaksa harus berkompromi
Sehingga tertutup hati nurani
Karena tertimbun rasa benci
Sungguh lihai memainkan peran
Dengan penampilan bak aktor ulung
Begitu piawai merekayasa kebohongan
Dengan menjadi sutradara di balik panggung
Malang, 14 Juni 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Dua Buku Matematika Yunani yang Hilang Selama 2000 Tahun Akhirnya Ditemukan
Pilihan Warna Cat Rumah yang Membantu Mengurangi Panas
Kepala Daerah dan Kopdeskel Merah Putih
Zidan-Nevi Nyatakan Siap Berlayar di Pilpresma UNPI 2025
Mutiara Pagi: Pahlawan Kebohongan (Bagian 1870)
Perbatasan Aceh dan Sumatera Utara, Dinamika Sejarah dan Pembangunan yang Tak Pernah Usai
Jumat: Hari Suci, Titik Balik Sejarah, dan Penantian yang Abadi
Aksi Jambret, Ancaman di Balik Keramaian Kota
Sepatu Olahraga Rusak Jadi Baru Lagi, Sulap Sepatu Lama dengan Perawatan Tepat
Bukan Karena Kita Lemah, Tapi Karena Arah Kebijakan Tidak Berpihak: Mengapa RS Penang Tampak Lebih Unggul