Tuhan Maha Mendengar
Tak butuh mikrofon untuk mendengar
Setiap doa-doa hamba-Nya
Akan mendapat perhatian-Nya
Yang butuh volume tinggi, ego manusia
ingin didengar, ingin dipuji
Di hadapan sesama manusia
ingin dilihat, dan merasa paling berarti
Agama hadir sebagai energi sunyi
Yang meresap di dalam hati
Bukan sebagai suara bising
Yang menggema, tapi tak penting
Petuah hendaknya menyejukkan
Bukan seperti orasi politik
Agar dapat membangun kesadaran
Pada langkah hidup yang lebih baik
Kritik bukan bentuk kebencian
Tapi yang memberi kedamaian
Seperti seorang ibu menidurkan bayinya
Penuh cinta kasih serta belaiannya
Tuhan tidak butuh mikrofon
Yang butuh adalah manusia
Agar bisa didengar dan ditonton
Bahwa dirinya merasa lebih mulia
Malang, 8 April 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Merencanakan Libur Lebaran, Tips untuk Liburan yang Menyenangkan dan Berkesan
Mudik Aman Tanpa Macet, Tips Menyusun Perjalanan yang Lancar
Tips Memastikan Kendaraan Aman Sebelum Liburan
Merawat Kendaraan Agar Tetap Awet dan Tahan Lama
Enak Mana Naik Motor, Mobil, Pesawat, atau Kapal Laut?
Menjaga Hak Nabi Muhammad SAW
April Mop di Kota Sukabumi: Klarifikasi Sejarah dan Pemahaman yang Tepat
Kupat: Makanan Tradisional Asia Tenggara
Cara Memilih HP yang Tepat: Panduan Lengkap untuk Membantu Anda Memilih Smartphone Idea
Mutiara Pagi: Seperti Kaleng Bekas (Bagian 1803)