Seperti kaleng bekas
Yang dilempar ke langit
Doa yang tidak tulus ikhlas
Serta pikiran rumit
Hanya bunyi, tanpa makna
Karena hati, penuh prasangka
Meski khusyuk, niat busuk
Doa gagal, selalu menumpuk
Minta rezeki lancar
Dengan cara tak benar
Menindas yang lemah
Untuk selalu menyerah
Mereka tidak menyadari
Bisik angin di atas sajadah
Ada lirih doa di dalam hati
Yang enggan untuk menyerah
Ada kalimat yang terucap
Tanpa ragu, penuh harap
Langit membaca tanpa jeda
Segala resah yang tertulis di dada
Seperti kaleng bekas
Mereka yang berhati buas
Meski berdoa dengan suara keras
Jiwanya penuh kerak yang membekas
Malang, 7 April 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Menghubungkan Jalan Ilmu Sulaiman: Warisan dan Doa Para Karuhun
Perum Bulog Jelang Ulang Tahun ke-58
Menyambut Pagi dengan Kesegaran Terik Matahari
Keindahan Tersembunyi Pantai Karangpotong di Cianjur Selatan
Mutiara Pagi: Euforia Reda (Bagian 1802)
Merencanakan Libur Lebaran, Tips untuk Liburan yang Menyenangkan dan Berkesan
Mudik Aman Tanpa Macet, Tips Menyusun Perjalanan yang Lancar
Tips Memastikan Kendaraan Aman Sebelum Liburan
Merawat Kendaraan Agar Tetap Awet dan Tahan Lama
Enak Mana Naik Motor, Mobil, Pesawat, atau Kapal Laut?