Kesenangan,
bagai api membakar kayu
Semakin didapatkan
Semakin membara ambisi baru
Kesenangan hanyalah riak
Singgah sekejap di permukaan hati
Siapa pun tidak bisa menolak
Saatnya tiba pasti akan pergi
Kesenangan,
bisa datang dengan kemenangan
Tak pernah mengenal tepi
Seluas apa pun yang telah dimiliki
Kesenangan, sungai tanpa muara
Bagai riak gelombang samudera
Selalu mencari arus baru
Ke mana ia hendak melaju
Berlari mengejar kesenangan
Ibarat memburu fatamorgana
Ketika semua dalam genggaman
Tiada henti akan menambah dahaga
Malang, 2 Februari 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Benang Tipis (Bagian 1758)
11 Kepala Daerah di Provinsi Jawa Barat TIDAK BISA IKUT DILANTIK pada Tanggal 6 Februari 2025
Ketika Hati Mulai Mati, Ke Mana Kita Harus Mencari Cahaya?
Teori Kuda Mati (Dead Horse Theory)
Isra’ Mi’raj dan Realita Umat - 05
Mutiara Pagi: Setiap Februari Tiba (Bagian 1759)
Memperkokoh Ketersediaan Beras!
PAC GP Ansor Karangtengah, Sukseskan Gerakan Tanam Sejuta Pohon
GP Ansor Cikalongkulon Ikut Andil dalam Kegiatan Penanaman Sejuta Pohon
Gelar Demontrasi, BEM STIES Mitra Karya Minta Kejari Kota Bekasi Usut Kasus Korupsi