Terima sebuah kenyataan
Sebagaimana adanya
Setelah menjalani kehidupan
Sebagaimana mestinya
Tuhan telah mengingatkan
Tentang kefanaan dunia
Supaya manusia mempersiapkkan
Bekal kehidupan berikutnya
Bergurulah kepada seseorang
yang benar-benar mengetahui jalannya
Bukan berguru kepada seseorang
Yang hanya mengetahui ceritanya
Belajarlah kepada seseorang
yang benar-benar menguasai ilmunya
Bukan belajar kepada seseorang
Yang tidak mengetahui ilmunya
Kematian itu pasti
Seperti kehidupan dunia ini
Tidak mungkin bisa dihindari
Suatu saat pasti akan terjadi
Dalam sebuah tulisannya
Imam Az-Zarnuji berkata
Orang-orang yang berilmu
Sekalipun ia telah mati
Hakekatnya tidaklah mati
Orang-orang yang tidak berimu
Sejatinya telah mati
Sebelum ia mati
Semoga Yang Maha Mematikan
Memberi kita kemuliaan
Baik selama hidup di dunia ini
Maupun kelak di akhirat nanti
Malang, 21 Agustus 2024
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Relasi Hubungan NU-PKB
Tiga Penghalang Kebahagiaan
Sangsi Hukum yang Dikenakan Kepada Orang-orang yang Meninggalkan Shalat Berjama’ah
Pasca Merdeka, Lalu Apa?
Floating Market Lembang, Tujuan Wisata Populer di Bandung
Dua Hal yang Sulit Dipisahkan dari PBNU
Jelang Pilkada 2024, Kodim Sinjai Ikut Serta dalam Simulasi Sispamkota
Mutiara Pagi: Yang Maha Menghidupkan (Bagian 1589)
Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Desa Cipanas Sukses Gelar Pelatihan Pengurusan Jenazah
Hidup Sejati dengan Hidayah-Nya