10 Manfaat Mengunyah Perlahan Sesuai Sunah Rasul, Bagus Untuk Pencegahan Asam Lambung

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Sabtu, 21 Oktober 2023 | 13:49 WIB
Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2023: Arab, Latin, dan Artinya (SinergiJatim.com)
Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2023: Arab, Latin, dan Artinya (SinergiJatim.com)

Di samping itu, terdapat enzim antibakteri dalam air liur yang berfungsi  membunuh bakteri penyebab bau mulut. 

Baca Juga: Ikhtiar Tugas Kita, Hasilnya Ketentuan Allah


4. Menekan nafsu makan
Mengunyah secara perlahan ampuh mengontrol nafsu makan berlebihan. Sinyal dan rasa kenyang biasanya akan sampai ke otak jadi oksigen dalam waktu 15-20 menit. sehingga tetap ada keseimbangan untuk menjaga kekebalan tubuh, tetap sehat bugar.

Dengan mengulur waktu saat makan perlahan, kamu akan mendapat perasaan kenyang yang sama, meski makan dengan porsi lebih sedikit.


5. Baik untuk diet


Resep Sate untuk Menetralisir Daging Kurban yang Kamu Santap 
Kamu yang sedang diet justru dianjurkan untuk mengunyah secara perlahan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, nafsu makan dapat ditekan saat makan pelan-pelan dan memungkinkan kamu berhenti sebelum kenyang. Setelahnya pun kamu gak akan merasakan lapar "susulan" atau keinginan ngemil.


6. Mengurangi gas dan sendawa


Saat makanan tidak dikunyah dengan baik, hal ini memperbesar potensi untuk makanan tak digiling dengan sempurna dalam perut. Untuk itu, sebagian nutrisi akan diserap tubuh selagi sebagian lainnya berubah menjadi sisa alias residu. 


7. Merasa lebih senang setelah makan


Dengan mengunyah makanan secara perlahan, lidah akan menerima lebih banyak rasa. Kamu bisa menikmati makananmu dengan lebih baik, sehingga menimbulkan perasaan senang atau puas setelah makan.


8. Membuatmu ingin makan makanan sehat


Kita bisa memiliki kecenderungan makan makanan sehat dengan mengunyah perlahan seperti yang Nabi kita contohkan. Supaya pencernaan tidak mudah luka lambung, bila mengunyah dengan terburu buru, Setelahnya, sensasi rasa akan berkurang dan justru berubah tidak enak. Berbeda dengan makanan sehat dan alami seperti sayur dan buah.

Coba bayangkan kalau kamu mengunyah biskuit atau keripik kentang 32 kali, tentu gak sebanding dengan saat mengunyah buah stroberi. 


9. Lebih terhidrasi


Studi yang dilakukan University of Rhode Island membandingkan peserta yang makan secara cepat dan perlahan. Hasilnya, rata-rata mereka yang makan secara cepat hanya minum sekitar 289 ml, sedangkan yang makan secara lambat minum air hingga 409 ml.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB
X