Saat kepala Sayyidina Husein diletakkan di hadapannya, Yazid memukul-mukul kepala itu dengan tongkatnya sambil bersenandung, menunjukkan kepuasan atas apa yang terjadi.
Yazid menuduh bahwa Husein adalah orang yang zalim, dan pembantaian itu dilakukan atas dasar pembenaran politik yang tidak berperikemanusiaan.
Wallahu a’lam bish-shawab.