JOURNALNUSANTARA.COM, JAKARTA - Dunia kontes bakat remaja tanah air melahirkan bintang baru dari ibu kota.
Perwakilan DKI Jakarta, Daiva Widyara Alexandra, berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pemenang utama Puteri Pelajar Indonesia 2026 untuk kategori sekolah menengah atas dalam malam final yang berlangsung di iNews Tower, Jakarta.
Gadis yang akrab dipanggil Daiva ini memang mencuri perhatian sejak awal kompetisi bergulir.
Pelajar Highfield Secondary School Jakarta tersebut dinilai memiliki kekuatan mental yang stabil, ketenangan di atas panggung, serta jawaban yang berbobot sehingga memikat hati para juri selama proses karantina hingga malam puncak.
Kejutan tidak berhenti di situ saja karena perwakilan Jakarta ini juga memenangkan penghargaan kostum adat terbaik berkat kreasi desainer Welly Wenald.
Kemenangan mutlak ini tidak lepas dari konsistensi performanya, terutama saat dirinya tampil memukau dalam sesi pidato perkenalan dan babak tanya jawab ketat di posisi tiga besar.
Penampilannya di atas panggung malam final kian sempurna dalam balutan gaun malam rancangan perancang busana Defrico Audy.
Saat momen penobatan, Daiva bersanding dengan perwakilan putra asal Riau, Aqan Rizqullah, di mana keduanya resmi mengemban tugas baru sebagai representasi pelajar nasional.
Uniknya, Daiva berkompetisi dengan selempang DKI Jakarta 2, jalur kompetisi yang sama dengan salah satu juri, Gisela Thesa, yang merupakan Puteri Indonesia Pendidikan 2026.
Kebetulan ini langsung memicu pembicaraan seru di antara pencinta pageant mengenai sejarah manis nomor urut perwakilan tersebut yang kembali terulang.
Pihak panitia pelaksana menegaskan bahwa penilaian untuk Daiva sangat objektif dan unggul di seluruh aspek.
Salah satu perwakilan dewan juri menyatakan bahwa sang pemenang tidak sekadar menonjol dari segi visual, melainkan juga memiliki kedalaman berpikir dan komunikasi yang sangat matang sejak awal kompetisi dimulai.