JOURNALNUSANTARA.COM - Menjaga asupan nutrisi adalah kunci utama untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh terhadap bakteri Salmonella typhi. Makanan yang paling disarankan adalah makanan yang teksturnya lembut dan mudah dicerna oleh usus, seperti bubur nasi, kentang tumbuk (mashed potato), atau roti panggang. Tekstur yang halus membantu saluran pencernaan bekerja lebih ringan sehingga energi tubuh bisa difokuskan pada pemulihan dan penguatan sistem imun. Selain itu, sumber protein rendah lemak seperti dada ayam rebus, ikan kukus, dan telur rebus sangat baik untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak akibat infeksi tanpa membebani kerja lambung.
Sayuran dan buah-buahan juga memegang peranan penting, namun harus dipilih dengan hati-hati. Pilihlah sayuran yang dimasak matang sempurna seperti wortel, labu siam, dan bayam, karena serat yang sudah lunak lebih aman bagi dinding usus yang sensitif. Untuk buah-buahan, pisang dan pepaya adalah pilihan terbaik karena mengandung kalium tinggi dan tekstur yang lembut. Hindari buah yang asam atau berserat tinggi seperti nanas dan jambu biji saat kondisi tubuh kurang fit, karena dapat memicu iritasi pada saluran cerna yang sedang rawan terinfeksi.
Dari sisi cairan, air mineral yang sudah direbus mendidih adalah pilihan utama untuk memastikan tidak ada bakteri yang masuk. Selain itu, air kelapa muda sangat baik untuk mengganti elektrolit tubuh yang hilang dan menjaga hidrasi agar bakteri tidak mudah berkembang biak. Jus buah yang disaring (tanpa ampas) dan kaldu ayam hangat juga sangat direkomendasikan karena memberikan energi instan serta membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil. Dengan mengonsumsi makanan yang dimasak matang dan air yang terjamin kebersihannya, risiko paparan bakteri penyebab tipes dapat ditekan secara signifikan.