"Menjadi suatu kebanggaan bisa kembali menyelenggarakan event tahunan, terutama ditujukan bagi calon-calon penerus bangsa, kita mulai dari yang paling kecil yaitu usia emas," kata Satrio saat memberikan keterangan resmi di lokasi acara.
Lebih lanjut, Satrio menjelaskan bahwa inisiasi yang telah berjalan hingga tahun kedua untuk kategori anak dan remaja ini memikul misi yang besar.
Pihak yayasan menaruh harapan tinggi agar seluruh gagasan serta gerakan advokasi kebudayaan yang dibawa oleh para pemenang muda tidak berhenti di atas panggung saja.
"Media kompetisi ini dirancang agar suara dan aksi nyata mereka dapat didengar sekaligus diwujudkan di tengah masyarakat luas," tandasnya.
Artikel Terkait
Siloam Heart Hospital Kampanyekan Budaya Hidup Sehat Lewat Heart Care Day
Dokter PPDS Anestesi Unsrat Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kosnya
Menhut Raja Juli Antoni Laporkan Temuan Amplop Bupati Kuansing ke KPK
Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha
Penggelapan Dana Pelunasan Kredit BSI Anambas Terbongkar Saat Nasabah Ajukan Pinjaman
Dua Masalah Hukum Sekaligus Jerat Tambang Galian C di Bulusan Banyuwangi
Anak Pengurus Ormas LBI Jadi Korban Begal Sadis di Arcamanik Bandung
Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)
Rem Overheat Picu Kebakaran Truk Tangki Pertalite Pertamina di Cianjur
NU Butuh Generasi Baru yang Memadukan Tradisi Pesantren dengan Profesionalisme Organisasi dan Kemandirian Ekonomi