Journalnusantara.com, Jakarta - Jalan Mampang Prapatan merupakan salah satu jalan utama Jakarta yang menghubungkan daerah bisnis Kuningan dengan daerah Duren Tiga dan Warung Buncit.
Nama jalan ini diambil dari nama daerah yang dilalui jalan tersebut. Jalan ini memiliki panjang 2,1 kilometer dan melintasi empat kelurahan, yaitu Mampang Prapatan, Tegal Parang, Pela Mampang, dan Duren Tiga.
Asal-usul nama Mampang Prapatan diduga berasal dari dua kata, yaitu "mampang" yang berarti terpampang sehingga terlihat jelas, dan "prapatan" yang berarti perempatan jalan.
Pada tahun 1938, jalan dari Mampang Prapatan ke Menteng belum ada dan baru dibangun kemudian.
Jalan ini sudah lama dikenal sebagai Prapatan Mampang, suatu persimpangan jalan dari Tanah Abang ke Duren Tiga/Pejaten dan dari Pancoran ke Slipi.
Jalan Mampang Prapatan juga merupakan salah satu titik kemacetan di Jakarta Selatan dan sering tergenang air.
Selain itu, jalan ini juga pernah menjadi lokasi bentrokan antar organisasi masyarakat.
Artikel Terkait
Mutiara pagi: Tentang Kehidupan (Bagian 1725)
Perempuan Digdaya: Webinar BEM PTNU Jabar Serukan Kesetaraan Gender dan Perubahan Sosial
Andil PT Pupuk Indonesia Percepat sampai ke Petani
Impor Beras
Swasembada Pangan 2027
Penyakit PBP: Merusak Harmoni dan Disrupsi Sosial
Mutiara Pagi: Pintu Menuju Kebaikan (Bagian 1726)
Ketua Dekopinda Cianjur Dukung Rencana Audit Dana Hibah Dekopin
Gagasan Progresif Arip Muztabasani: Menyongsong Masa Depan BEMPTNU yang Lebih Inklusif dan Berdampak
Mutiara Pagi: Refleksi Akhir Tahun (Bagian 1727)