Journalnusantara.com, Cianjur - Bravo Komando Group dan Paguyuban Cianjur Ngahiji terus bergerak memberikan bantuan logistik secara langsung ke tenda - tenda pengungsian terdampak korban Gempa.
Sejak saat itu, pasca gempa yang melanda Kabupaten Cianjur, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang masih bertahan di tenda pengungsian, meskipun Bupati sudah mengumumkan untuk para pengungsi bisa kembali ke rumahnya masing dengan ketentuan keadaan rumahnya tidak rusak.
"Dasar dari pada hal tersebut dan masih banyaknya bantuan logistik yang menumpuk di berbagai posko bantuan bencana," kata Bupati Cianjur dikutip dari akun media sosialnya.
Ketua Bravo Komando Grup (BKG) Bambang Adi Sudarso yang akrab dipanggil BAS mengatakan, ia bekerjasama dengan Paguyuban Cianjur Ngahiji yang terus menerus dengan sigap menyalurkan bantuan logistik ke berbagai pelosok daerah.
"Mudah-mudahan dengan adanya kehadiran kami dan kehadiran para relawan lainnya dapat membantu segala bentuk permasalahan yang tengah mereka hadapi," ucapnya.
Menurutnya, sikap yang di umumkan Bupati Cianjur sangatlah kurang tepat untuk menyuruh kembali ke rumahnya masing - masing meskipun disitu ada pengecualian karena fakta di lapangan tidak semudah itu.
"Saya tidak akan banyak komentar mungkin masyarakat lebih tahu bagaimana situasi dan kondisi di tempat lokasi gempa," tegasnya.
Salah satu korban gempa, merespon baik dan mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari Bravo Komando Grup.
"Dengan penuh rasa haru, selain ucapan terima kasih yang di sampaikan oleh para korban tak lupa do'a buat BKG semoga tetap jaya dan lebih maju lagi," pungkasnya. (DeSu)
Artikel Terkait
Media Mainstream di Tengah Terpaan Berita Hoax
Ketua Umum DPP BKPRMI Tinjau Langsung Keluarga Besar BKPRMI Cianjur Terdampak Gempa
16 Besar Piala Dunia 2022: Maroko Usir Spanyol, Portugal Bantai Swiss
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim akan Memotong Gaji Menteri sampai Perekonomian Malaysia Pulih
Lord Rangga Pemimpin Sunda Empire Meninggal Dunia
Isu Percobaan Penculikan pada Seorang Warga, Namun itu Semua Hoaks atau Tidak Benar
Kaesang Memberitahukan Tentang Uang Rp300 Ribu untuk Menjadi Mahar
Ledakan di Depan Polsek Astana Anyar Merupakan Bom Bunuh Diri
PC GP Ansor Sumedang Soroti Penggenangan Bendungan Sadawarna
Bina Keluarga Balita (BKB)