Gusdurian Cianjur Siap Kawal Ajengan Hibbat dari Serangan Anarkisme

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Jumat, 11 November 2022 | 08:37 WIB

Journalnusantara.com, Cianjur - Terjadinya dugaan penganiayaan terhadap Pimpinan Pondok Pesantren Hibbatussadiyyah Nagrak, Ajengan Hibbat saat melakukan takziyah ke salah satu tokoh masyarakat di Desa Nagrak, hari Senin malam, 7 November 2022, sampai ke telinga Gusdurian Cianjur.

Selang beberapa hari, Gusdurian Cianjur langsung melakukan silaturahim sekaligus ingin memastikan keadaan Ajengan Hibbat segera pulih dan baik-baik saja, Kamis (10/11)

Koordinator Jaringan Gusdurian Cianjur, Muhamad Mustopa mengatakan kejadian anarkisme itu sangat disayangkan, saat bertakziyah yang seharusnya berduka, ini malah ada orang tidak dikenal memukul, menendang, bahkan mencaci maki dengan kata-kata kotor kepada Ajengan Hibat.

"Padahal tujuan Ajengan Hibat sangat mulia, yaitu ikut berduka dan mendo'akan salah satu tokoh masyarakat di Desa Nagrak. Malah yang terjadi kebaikan tersebut dibalas dengan penganiayaan dan caci-maki yang tidak elok kepada Ajengan Hibbat," katanya kepada awak media.

Kendati demikian, Ajengan Hibbat sudah memaafkan dan tidak dendam. "Biarkan urusan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, apalagi keluarga almarhum sedang berduka, jangan sampai kita memperkeruh suasana," ucap Wakil Ketua PCNU Cianjur itu.

Ajengan Hibbat berpesan kepada sahabat Gusdurian Cianjur, "Kita harus bisa meniru Gusdur, kendatipun didzolimi dicaci maki tetap santai, malah bilang Gitu aja kok repot," sambungnya.

Mustopa menjelaskan, Gusdurian Cianjur akan tetap mengawal secara langkah hukum dan berkomunikasi dengan beberapa jaringan LBH di Cianjur, agar tidak terjadi lagi perilaku anarkisme terhadap Ajengan di Cianjur.

"Ajengan NU harus dikawal dan dijaga karena barisan Ajengan NU adalah aset untuk kemajuan Cianjur, salah satunya Ajengan Hibbat," pungkas kang Mus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X