Journalnusantara.com, Cianjur - Terjadinya dugaan penganiayaan terhadap Pimpinan Pondok Pesantren Hibbatussadiyyah Nagrak, Ajengan Hibbat saat melakukan takziyah ke salah satu tokoh masyarakat di Desa Nagrak, hari Senin malam, 7 November 2022, sampai ke telinga Gusdurian Cianjur.
Selang beberapa hari, Gusdurian Cianjur langsung melakukan silaturahim sekaligus ingin memastikan keadaan Ajengan Hibbat segera pulih dan baik-baik saja, Kamis (10/11)
Koordinator Jaringan Gusdurian Cianjur, Muhamad Mustopa mengatakan kejadian anarkisme itu sangat disayangkan, saat bertakziyah yang seharusnya berduka, ini malah ada orang tidak dikenal memukul, menendang, bahkan mencaci maki dengan kata-kata kotor kepada Ajengan Hibat.
"Padahal tujuan Ajengan Hibat sangat mulia, yaitu ikut berduka dan mendo'akan salah satu tokoh masyarakat di Desa Nagrak. Malah yang terjadi kebaikan tersebut dibalas dengan penganiayaan dan caci-maki yang tidak elok kepada Ajengan Hibbat," katanya kepada awak media.
Kendati demikian, Ajengan Hibbat sudah memaafkan dan tidak dendam. "Biarkan urusan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, apalagi keluarga almarhum sedang berduka, jangan sampai kita memperkeruh suasana," ucap Wakil Ketua PCNU Cianjur itu.
Ajengan Hibbat berpesan kepada sahabat Gusdurian Cianjur, "Kita harus bisa meniru Gusdur, kendatipun didzolimi dicaci maki tetap santai, malah bilang Gitu aja kok repot," sambungnya.
Mustopa menjelaskan, Gusdurian Cianjur akan tetap mengawal secara langkah hukum dan berkomunikasi dengan beberapa jaringan LBH di Cianjur, agar tidak terjadi lagi perilaku anarkisme terhadap Ajengan di Cianjur.
"Ajengan NU harus dikawal dan dijaga karena barisan Ajengan NU adalah aset untuk kemajuan Cianjur, salah satunya Ajengan Hibbat," pungkas kang Mus.
Artikel Terkait
Lagi-lagi, Galian C Ilegal di Desa Panyusuhan Belum Kantongi Izin Tapi Sudah Beroperasi
Presiden Rusia Vladimir Putin Tidak akan Hadir di KTT G20 di Bali, Takut Dibunuh
Viral Video Pemukulan Terhadap Mahasiswa oleh Pria Berkemeja Kuning Gunakan Tongkat Baseball
Terjadi Baku Tembak Tentara Somalia dengan Kelompok Radikal Al Shabab, Akibatnya 20 Orang Tewas
Pentingnya Pertumbuhan Ekonomi, Bang Tyo Ajak Masyarakat Terapkan Standarisasi Produk di Bangka dan Belitung
Daniel Mananta Beserta Istri Kunjungi UAS di Pekanbaru, Berikan Contoh Toleransi Bersih
Peduli Pelaku Usaha, Zuristyo Adakan Sosialisasi Standarisasi Produk di Belitung dan Belitung Timur
Waspadalah...Berhubungan Seks Saat Menstruasi Ternyata Bahaya, Ini Penjelasannya
Hallo...Penikmat Kopi Sejati, Simak Manfaat dan Bahaya Mengkonsumsi Kopi untuk Kesehatan !
Kasus Dewi Perssik Terkait Pelanggaran ITE, Masih Belum Ada Titik Temu