daerah

PMII Unsur Cianjur Tegaskan Siap Kawal Kasus Kekerasan Seksual

Minggu, 22 Januari 2023 | 11:19 WIB
PMII Unsur Cianjur

Journalnusantara.com, Cianjur - Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur siap mengawal proses hukum kasus kekerasan seksual yang kerap terjadi di Kabupaten Cianjur.

Ketua Komisariat PMII Unsur, Ari Syahwardi menegaskan, komitmen organisasi yang dipimpinnya untuk mengawal kasus kekerasan seksual yang belakangan kerap terjadi.

"Peran PMII dalam mendorong mesti lebih dioptimalkan, agar tetap terus bisa mengawal kasus-kasus kekerasan seksual," kata Ari dalam acara diskusi mingguan di Cianjur, Sabtu, 21 Januari 2023.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Sebut Golkar Sudah Resmi Umumkan Calon Presiden, Siapa Dia?

Menurut Ari, banyak berbagai kasus kekerasan seksual yang diberitakan di media, namun jarang ada informasi terkait penyelesaian proses hukumnya.

"Kami rasakan saat ini adalah kasusnya ada, tetapi apakah itu diatasi atau diselesaikan dengan baik dalam proses hukumnya, itu yang kadang kami tidak mendapatkan informasi secara terbuka," katanya.

PMII Unsur Cianjur

Salah satu Pengurus Komisariat PMII Unsur Cianjur, Alief Irfan menambahkan, pihaknya juga meminta sahabat-sahabat bersama media berperan aktif dalam memberikan perspektif yang baik bagi masyarakat, sebagai bentuk keberpihakan terhadap korban kekerasan seksual.

Baca Juga: Awas! 108 Lembaga Pengelola Zakat Tidak Berizin, Ini Daftarnya

"Pihak-pihak yang mengungkap kasus kekerasan seksual seperti Komisi Perlindungan Aids Daerah (KPAD), media dan petugas kesehatan juga perlu mendapat perlindungan. PMII mendorong pemerintah memberikan perlindungan terhadap pihak-pihak tersebut saat mengawal penanganan suatu kasus kekerasan seksual," ucapnya.

"Baik masyarakat maupun PMII dan petugas-petugas kesehatan juga mendapatkan perlindungan ketika mengawal kasus-kasus kekerasan seksual ini," tambahnya.

Hal senada disampaikan Ketua Kopri PK PMII Unsur, Vira Aulia yang menegaskan bahwa Kopri sebagai badan semi otonom berharap semua pihak dapat menciptakan sebuah lingkungan yang baik dan aman serta memiliki keberpihakan terhadap korban kekerasan seksual.

Baca Juga: Sejarah di Balik Lonceng Pendopo Cianjur

"Kita membahas isu-isu kekerasan seksual ini supaya semua pihak bisa menciptakan sebuah ekosistem yang baik dan juga aman sehingga punya keberpihakan kepada korban," tandasnya menutup pembicaraan.

Tags

Terkini