daerah

Update: Bupati Cianjur Sebut Korban Meninggal Akibat Gempa Naik Menjadi 600 Orang, Kok Bisa?

Selasa, 13 Desember 2022 | 09:20 WIB
Bupati Cianjur, H. Herman Suherman (Foto : FB @forkopimciajur)

Journalnusantara.com, Cianjur - Gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur 5,6 SR pada hari Senin, 21 November 2022 pukul 13.21 WIB telah meluluhlantakkan beberapa lokasi.

Tak ayal, banyak kerusakan rumah, fasilitas kesehatan, masjid, pondok pesantren, madrasah, sekolah, kantor, dan tempat lainnya. Termasuk korban jiwa yang tidak sedikit.

Teranyar, Bupati Kabupaten Cianjur, H. Herman Surherman mengklaim korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur mencapai 600 orang.

“Jadi korban meninggal akibat gempa totalnya sekitar 600 orang,” kata H. Herman dalam keterangannya yang dihimpun dari berbagai sumber, Senin (12/12/2022).

Baca Juga: 5 Bagian Tubuh Wanita yang Disukai Pria

Diketahui, data terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan korban meninggal akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6 itu sebanyak 335 orang.

H. Herman mengatakan, lonjakan angka korban gempa Cianjur tersebut diduga karena banyaknya warga yang tak melapor kepada pihak terkait.

Menurutnya, kebanyakan dari mereka memilih langsung memakamkan sendiri anggota keluarganya yang meninggal dunia dalam peristiwa gempa bumi yang terjadi pada Senin (21/11/2022) lalu.

Baca Juga: Life Healing Pasca Berakhirnya Masa Tanggap Darurat Gempa

“Makanya saya minta desa untuk mendata ulang, didapati jika total yang meninggal akibat bencana ternyata 600 orang,” ucap Herman.

Dia menyebut, data meninggal tersebut kini sudah berdasarkan by name by address dengan surat kematian dari pemerintah desa.

Seperti diketahui, hingga saat ini ada beberapa korban yang masih dinyatakan hilang dan terus dicari oleh BNPB dan tim gabungan lainnya.

Baca Juga: Terbaru! Jadwal Semi Final Piala Dunia 2022: Argentina vs Kroasia dan Perancis vs Maroko

Tags

Terkini