Journalnusantara.com - Kasus bullying atau perundungan di Indonesia sudah sering sekali terdengar. Bahkan ada juga yang berakhir dengan kematian.
Kasus teranyar adalah bullying di SMP Plus Baiturrahman, Kota Bandung, di mana seorang siswa viral dalam video dipukul dan ditendang oleh beberapa temannya sendiri.
Hingga kini, korban masih merasa trauma berat dengan kejadian bullying tersebut.
Orangtua korban memilih untuk menempuh jalur hukum dalam menyelesaikan kasus bullying ini.
Adapun saat ini para pelaku sudah diamankan oleh Mapolsek Ujungberung, Kota Bandung.
Oleh karena itu, menghentikan bullying harus dilakukan oleh semua pihak baik itu keluarga maupun sekolah.
Bullying harus dihentikan sekarang juga! Mengapa? Karena dampaknya sangat luas sekali mulai dari prestasi akademis, kehidupan sosial, kesehatan mental dan fisik anak, hingga keselamatan nyawa anak.
Jenis jenis bullying sangat beragam, mulai dari bullying secara fisik, verbal, sosial, hingga cyber bullying.
Terlebih anak-anak zaman sekarang yang sudah sangat dekat dengan dunia digital, cyber bullying rentan sekali terjadi melalui media sosial.
Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan cara mencegah bullying baik di sekolah, rumah, maupun di dunia maya.
Baca Juga: Sinopsis Jumanji: The Next Level, Seru dan Mendebarkan, Cocok untuk Ditonton
Apa sih, bullying itu? Bullying adalah sikap atau perilaku agresif yang terjadi secara terus-menerus, di mana satu atau sekelompok orang dalam posisi berkuasa dengan sengaja mengintimidasi, menyalahgunakan, atau memaksa individu lain dengan maksud menyakiti korbannya secara fisik maupun emosional.
Jadi perundungan atau bullying tidak hanya sebatas gangguan secara fisik, tetapi juga mental atau emosional.