daerah

Perwakilan Korban Arisan dan Investasi Bodong di Cianjur Mengadu ke Kantor Hukum Karnaen

Rabu, 24 Mei 2023 | 19:00 WIB
Lagi-lagi Arisan Bodong bikin resah. Dua orang Perwakilan Korban diduga tertipu arisan dan investasi bodong, nampak sedang berada di kantor Firma Hukum Karnaen SH.,MH di Jalan Pangeran Hidayatullah, Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.Rabu 24/05.

JournalNusantara.com – Ditengah perekonomian yang serba sulit, berbagai modus kejahatan terselubung semakin menjadi. Hal ini tentunya merupakan penyakit masyarakat yang harus diberantas oleh aparat penegak hukum.

Seperti yang dituturkan Advokat Karnaen, SH kepada JournalNusantara.com bahwa pada hari ini (Rabu,24/5) telah menerima pengaduan 2 orang perwakilan korban arisan online dan investasi bodong yang diperkirakan menelan korban hampir 100 orang.

Baca Juga: Pertemuan Bilateral Indonesia di KTT G7

Para korban kemungkinan besar terbius oleh iming-iming keuntungan yang besar sehingga banyak yang tertarik ajakan admin berinisal (IYI) warga Kampung Tajurhalang Desa Sindanglaka Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur tersebut.

“Ada dua orang perwakilan korban salah satunya berinisial RS yang datang melakukan pengaduan terkait dugaan penipuan arisan online dan investasi usaha. Program arisan regular mengharuskan setiap anggota membayarRp. 1.020.000 perbulan dengan jumlah paket arisan yang didapatkan sekitar 10 Jt an”. Ujar Karnaen.

Baca Juga: Pedagang Resah, Program Bansos Diduga Jadi Biang Kerok Harga Telur Ayam Yang Terus Meroket

“Pada awalnya para korban tidak curiga terhadap prilaku admin IYI tersebut, cuma semakin kesini admin makin tidak kooperatif, susah dihubungi dan banyak alasan ketika ditagih uang yang dijanjikan. Merasa ada kejanggalan maka RS beserta anggota lainnya sepakat melakukan pengaduan dan perlindungan hukum”.

Karnaen menambahkan “Menurut pengakuan kliennya, sebanyak 27 korban sudah mengisi list data sebagai korban. Rata-rata mereka mengikuti paket 20 jt sampai 36 jt an, kemungkinan jumlah korban bisa mencapai 100 orang. Atas tindaklanjut pengaduan korban, kita akan mengumpulkan kelengkapan data para korban, bukti pembayaran, kontrak kerjasama dan dokumen lainnya yang akan dijadikan bahan pengaduan ke pihak berwajib”.

Baca Juga: Kriminolog UNSUR Kuswandi Menilai Kejahatan Begal Terjadi Karena Faktor Keberhasilannya Besar

“Modus -modus arisan dan investasi seperti ini sudah banyak terjadi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, karena itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar jangan mudah percaya dan tergiur dengan hal -hal seperti ini. Kita berharap masyarakat jangan juga cepat percaya dan tergiur dengan namanya arisan atau investasi ini,apalagi dengan nominal -nominal keuntungan yang tidak masuk akal dengan budget yang dikeluarkan, kadang ini hanya modus untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” Pungkas advokat yang juga aktif mengajar di beberapa kampus di Cianjur tersebut.***

Tags

Terkini