JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits ke-48 Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2026 yang berpusat di Kecamatan Pagelaran resmi berakhir dan dinyatakan berjalan sukses.
Ajang kompetisi keagamaan tingkat kabupaten ini mencatatkan partisipasi sebanyak 654 peserta yang berasal dari 32 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur.
Rangkaian acara yang berlangsung selama enam hari sejak 25 hingga 30 Juli 2026 tersebut diawali dengan tahapan registrasi, pawai ta'aruf, pelaksanaan babak perlombaan, hingga sidang pleno dewan hakim.
Sebanyak 22 cabang musabaqah yang terbagi ke dalam 44 golongan diperlombakan secara intensif dengan memanfaatkan 11 lokasi venue di wilayah Kecamatan Pagelaran.
Ketua LPTQ Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin menyampaikan, "MTQH XLVIII Tingkat Kabupaten Cianjur diikuti oleh 32 kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur dengan jumlah peserta sebanyak 654 orang."
Guna menjamin kelancaran jalannya acara, pihak panitia menyediakan puluhan titik pemondokan serta penginapan yang diperuntukkan bagi para peserta kafilah, jajaran dewan hakim, hingga seluruh panitia pendukung.
Berdasarkan penetapan dewan hakim, sebanyak 264 peserta berhasil membawa pulang gelar juara dari berbagai kategori dan menerima piala serta uang pembinaan.
Keberhasilan perhelatan ini disebut sebagai buah dari sinergi kokoh antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, LPTQ, tokoh ulama, pihak pondok pesantren, hingga antusiasme masyarakat lokal.
Kendati demikian, evaluasi tetap akan dilakukan demi menyempurnakan kualitas pelaksanaan musabaqah di masa-masa mendatang.
Ruhli Solehudin menuturkan, "Kami menyadari dalam penyelenggaraan kegiatan ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, masukan dan saran yang membangun akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQH pada masa yang akan datang."
Ruhli Solehudin berharap ajang ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur'an dan Hadits semata, melainkan menjadi sarana pembinaan umat demi melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
Malam puncak penutupan kegiatan dimeriahkan oleh atraksi seni santri, tari zapin, nasyid kolosal, serta penyerahan piala bergilir juara umum oleh Bupati Cianjur kepada pemenang utama.