JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) ke-48 Tingkat Kabupaten Cianjur yang dipusatkan di Majelis Tilawah Masjid Besar Nurussa'adah, Kecamatan Pagelaran, memasuki hari ketiga pada Rabu (29/7/2026).
Rangkaian perlombaan pada hari tersebut ditandai dengan selesainya penampil seluruh peserta terakhir untuk Cabang Tilawah dan Qiraah Sab'ah, baik kategori Dewasa maupun Remaja.
Sebelumnya, pada hari kedua perlombaan yang berlangsung Selasa (28/7/2026), majelis telah merampungkan beberapa babak. Panitera Cabang Tilawah Dewasa, Asep Sobandi, menyampaikan bahwa rangkaian acara dimulai sejak pagi hingga sore hari.
Sesi pertama pukul 08.00–12.00 WIB mempertandingkan cabang Murottal Remaja Putra dan Putri dengan 16 peserta, lalu dilanjutkan pukul 13.00–17.30 WIB untuk cabang Murottal Dewasa Putra dan Putri yang diikuti 16 peserta dari berbagai kecamatan.
Pada malam harinya, suasana majelis kembali semarak dengan digelarnya perlombaan Cabang Qiraah Sab'ah Mujawwad Putra mulai pukul 20.00 WIB.
Nomor perlombaan ini menjadi salah satu penarik perhatian jemaah karena menampilkan kemampuan peserta dalam membawakan ragam qiraat Al-Qur'an dengan kaidah tajwid serta seni baca yang tinggi.
Asep Sobandi menegaskan bahwa seluruh proses penilaian berjalan tertib dan dinilai secara objektif oleh dewan hakim yang kompeten di bidangnya. Dewan hakim pada Cabang Tilawah Dewasa tersebut terdiri atas KH A Tateng Junaeni, Nia Nurhasanati, Hj Ani Maryam, H Atep Abaul Kholik, Endang Kosasih, dan KH Lukman Abdul Hakim.
Memasuki hari ketiga, seluruh peserta terdaftar tampil bergiliran sesuai nomor undian dan ketentuan panitia. Berdasarkan data panitia, cabang Qiraah Sab'ah Mujawwad diikuti oleh utusan kafilah dari berbagai wilayah, antara lain Kecamatan Pagelaran, Cilaku, Cibinong, Campaka, Karangtengah, Tanggeung, Cidaun, Cipanas, hingga Sindangbarang.
Kehadiran perwakilan dari pelosok daerah ini mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat Kabupaten Cianjur dalam menyemarakkan syiar Al-Qur'an.
Panitia berharap seluruh agenda perlombaan dapat berjalan lancar hingga hari penutupan dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan profesionalisme dewan hakim.
Hasil akhir dari penilaian para dewan hakim nantinya akan menjadi dasar penetapan juara yang bakal mewakili Kabupaten Cianjur pada ajang MTQH tingkat Provinsi Jawa Barat.