JOURNALNUSANTARA.COM, BANDUNG - Yayasan Hamalatul Qur'an bersama DKM Masjid Al Ukhuwah menyelenggarakan agenda sosialisasi empat pilar kebangsaan guna memperkuat fondasi moral generasi muda melalui pola asuh orang tua.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Wastukencana Nomor 27, Kota Bandung, pada Senin, 16 Maret 2026 ini, menghadirkan anggota MPR RI Jihan Fahira sebagai narasumber utama.
Fokus pembahasan diarahkan pada internalisasi nilai-nilai luhur Pancasila dalam mendidik anak agar memiliki karakter kuat di tengah terjangan arus teknologi.
Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti khidmat oleh para jamaah.
Dalam pemaparannya selama kurang lebih enam jam, Jihan Fahira menggarisbawahi bahwa penanaman nilai kebangsaan tidak bisa dilepaskan dari peran keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.
Menurutnya, pemahaman ideologi negara harus selaras dengan metode pengasuhan yang relevan agar tercipta generasi berakhlakul karimah.
Diskusi berlangsung dinamis saat para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam sesi tanya jawab mengenai tantangan mendidik anak saat ini.
Jihan menegaskan bahwa strategi parenting harus bersifat adaptif namun tetap memegang teguh prinsip spiritualitas dan cinta tanah air.
"Harapannya, orang tua mampu membentengi anak-anak dari dampak negatif kemajuan zaman melalui pendekatan yang humanis berbasis nilai bangsa," ujarnya.
Menutup sesi materi, Jihan Fahira menyampaikan pesan krusial mengenai pentingnya keterbukaan pikiran orang tua terhadap perubahan global. Beliau mengingatkan bahwa bekal terbaik bagi anak bukan sekadar kecerdasan intelektual, melainkan integritas moral yang kokoh.
"Hal ini dilakukan agar anak-anak tidak kehilangan identitas jati diri mereka sebagai warga negara yang religius di masa depan," imbuhnya.
"Mendidik anak harus mengikuti perkembangan zaman, agar mereka mampu menghadapi tantangan masa depan dengan bekal nilai-nilai agama dan kebangsaan," tutur Jihan Fahira saat menyampaikan di lokasi kegiatan.
Kutipan tersebut menjadi inti dari rangkaian program kerja anggota MPR RI dalam menjalankan tugas penguatan literasi konstitusi kepada masyarakat luas.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustazah Ayu dan sesi ramah tamah antara jamaah dengan narasumber.