daerah

Bantah Isu Gudang Terbakar di Karangtengah Cianjur, Korban Tegaskan Api Hanya Menghanguskan Rumah Tinggal

Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:55 WIB
Kebakaran rumah di Karangtengah Cianjur. (FOTO: Ist)

 

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Peristiwa kebakaran yang sempat menghebohkan masyarakat di sekitar area komersial daerah Karangtengah, Kabupaten Cianjur, akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari pihak keluarga korban.

Erwin yang merupakan anak dari pemilik bangunan menegaskan bahwa objek yang terbakar bukanlah gudang perusahaan seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.

"Saya tegaskan bahwa bangunan tersebut murni berfungsi sebagai tempat tinggal pribadi orang tua yang terdiri dari beberapa lantai," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima media online nasional Journalnusantara.com, Sabtu (28/3/2026).

Menurut penuturan Erwin, lantai pertama rumah tersebut memang biasa digunakan untuk menerima tamu sementara bagian atas berfungsi sebagai area jemuran.

Ia juga meluruskan bahwa titik api sama sekali tidak memiliki kaitan dengan tempat usaha atau aktivitas pergudangan yang berada di lokasi sebelah.

Lebih lanjut Erwin mengaku sempat terkejut saat membaca informasi yang mengaitkan insiden ini dengan stok barang dagangan milik pihak tertentu.

Dirinya merasa perlu memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman dengan pemilik perusahaan besar di kawasan tersebut.

Kemudian Erwin menyampaikan bahwa keluarganya hanya menempati hunian itu sebagai tempat tinggal dan bukan pemilik dari bisnis grosir yang santer disebut-sebut.

"Dalam hal ini kami tentunya merasa tidak enak hati jika muncul kesan seolah-olah fasilitas gudang milik perusahaan yang mengalami musibah kebakaran," ungkapnya menegaskan.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa ruangan yang hangus berisi peralatan rumah tangga seperti dapur dan perabotan lainnya tanpa ada barang dagangan sedikit pun.

Disampaikan Erwin, bahwa pintu masuk ke arah kediaman orang tuanya berada di sebelah kanan sementara gerbang gudang terletak di sisi kiri.

"Hal ini membuktikan adanya pemisahan fisik yang jelas antara hunian warga dengan fasilitas penyimpanan logistik milik perusahaan," sambungnya.

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi kejadian, sumber api diduga kuat berasal dari kegagalan fungsi arus listrik pada perangkat elektronik di lantai dua.

Lalu.Erwin menyebutkan bahwa hubungan singkat arus listrik pada sebuah kulkas menjadi pemicu munculnya api di dalam rumah tinggal tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini