JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Badan Pekerja Konfercab PC PMII Kabupaten Cianjur secara resmi telah menetapkan tiga nama kandidat yang akan bertarung dalam pemilihan Ketua Cabang masa khidmat 2026 sampai 2027.
Keputusan ini diambil setelah melalui proses verifikasi berkas yang ketat hingga seluruh bakal calon dinyatakan memenuhi syarat dan lolos secara administratif.
Penatapan para calon pemimpin organisasi mahasiswa Islam terbesar di Cianjur ini menandai dimulainya babak baru suksesi kepemimpinan di tingkat daerah.
Ketiga figur yang akan berkompetisi tersebut berasal dari latar belakang komisariat yang berbeda-beda yakni:
1. M Abdul Rohim Rijki dari Komisariat UNSUR.
2. Nur Alim Abdul Gani dari Komisariat STAI Al Azhary Cianjur.
3. Wildan Musyadad dari Komisariat STISIP Guna Nusantara.
Kehadiran tiga kandidat ini mencerminkan dinamika kaderisasi yang berjalan aktif di lingkungan kampus-kampus yang ada di wilayah Cianjur.
"Keberagaman asal kampus tersebut diharapkan membawa gagasan yang segar bagi kemajuan organisasi ke depan," ucap panitia dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Konfercab XXII panitia penyelenggara menjadwalkan agenda krusial yakni pengambilan nomor urut serta penyampaian visi dan misi.
"Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Minggu 11 Januari 2026 bertempat di Gedung PGRI Cianjur mulai pukul 10.00 WIB," tambahnya.
Momen ini menjadi kesempatan emas bagi setiap calon untuk memaparkan rencana strategis mereka dalam memimpin PMII Cianjur selama satu tahun ke depan di hadapan para kader dan pemilik suara.
Panitia juga menyampaikan bahwa seluruh tahapan pemilihan ini dirancang untuk mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalitas.
Lalu menjelaskan bahwa pengambilan nomor urut dan pemaparan visi misi merupakan bagian penting agar para kader dapat mengenal lebih jauh profil serta kualitas kepemimpinan masing-masing kandidat.
"Melalui ajang ini diharapkan lahir pemimpin yang mampu membawa PMII Kabupaten Cianjur semakin solid dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta dunia pendidikan," tukasnya.