JOURNALNUSANTARA.COM, LAMONGAN - Universitas Islam Lamongan (Unisla), yang berlokasi di Jawa Timur, kembali menorehkan pencapaian luar biasa di tingkat nasional, khususnya dalam manajemen Kemahasiswaan.
Kampus yang berada di pusat kota Lamongan ini secara resmi menerima predikat "Unggul" setelah melalui penilaian ketat dalam Sistem Informasi Kinerja dan Tata Kelola Kemahasiswaan (SIMKATMAWA) tahun 2025.
Penilaian ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Ditjen Dikti Kemendiktisaintek), sebagaimana tertuang dalam Surat Pengumuman SIMKATMAWA 2025 Nomor 4744/B2/DT.01.01/2025 yang diterbitkan pada 17 November 2025.
Beny Bandanadjaja, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Ditjen Dikti Kemendiktisaintek, menjelaskan bahwa proses verifikasi dan evaluasi dilakukan secara komprehensif terhadap laporan kinerja kemahasiswaan tahun 2024 dari seluruh perguruan tinggi.
Penilaian tersebut mencakup tiga pilar utama: (1) Kelembagaan Kemahasiswaan, (2) Kegiatan Mandiri yang meliputi prestasi serta rekognisi non-lomba, dan (3) Program Direktorat Belmawa. Kategori yang ditetapkan adalah “Unggul”, “Baik Sekali”, dan “Baik”.
“Kami memberikan apresiasi tinggi atas komitmen perguruan tinggi yang terus meningkatkan kualitas tata kelola kemahasiswaan melalui partisipasi aktif dalam SIMKATMAWA. Kami berharap hasil ini dapat menjadi landasan kuat untuk pengembangan layanan, peningkatan prestasi, dan kegiatan kemahasiswaan di masa depan,” tutur Beny dalam pernyataan resminya.
Menanggapi pencapaian ini, Rektor Unisla, Dr. H. Abdul Ghofur, M. Si, menyatakan rasa syukur mendalam dan menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota sivitas akademika.
“Predikat Unggul ini adalah hasil nyata dari upaya kolektif seluruh unit di Unisla, mulai dari fakultas hingga program studi, yang berhasil diharmonisasikan dengan baik oleh Biro Kemahasiswaan. Ini membuktikan bahwa Unisla konsisten membangun layanan kemahasiswaan yang terstruktur, mampu beradaptasi, dan memberikan dampak positif. Prestasi ini semakin memperkuat tekad kami untuk menumbuhkan semangat unggul dan daya saing bagi para mahasiswa,” jelas Rektor.
Dr. Winarto Eka Wahyudi, M. Pd. I, Wakil Rektor Unisla Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, menambahkan bahwa hasil ini mencerminkan kokohnya ekosistem kemahasiswaan yang dikelola secara berkelanjutan, kolaboratif, profesional, dan terbuka.
“SIMKATMAWA berfungsi sebagai alat vital untuk memetakan mutu tata kelola kemahasiswaan. Predikat ini menjadi bukti bahwa Unisla berhasil mengintegrasikan pembinaan prestasi, penguatan institusi, dan optimalisasi program dari Belmawa. Kami berkomitmen penuh untuk terus menyediakan ruang yang luas bagi mahasiswa Unisla agar dapat berinovasi dan berprestasi,” tegasnya.
Sementara itu, Diah Ayu Novitasari, M. Si, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, menekankan bahwa pencapaian ini selaras dengan upaya transformasi layanan kemahasiswaan yang saat ini sedang ditingkatkan oleh Unisla.
“Hasil ini mengonfirmasi bahwa pembinaan kemahasiswaan di Unisla telah berjalan sesuai jalur yang tepat, terukur, inklusif, dan berbasis kinerja. Kami akan terus menguatkan berbagai layanan, mulai dari pengembangan organisasi mahasiswa, peningkatan keterampilan lunak (soft skills), hingga penciptaan ekosistem prestasi yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan pentingnya fakta bahwa penilaian ini dilakukan oleh pihak eksternal, yaitu Kementerian Diktisaintek, yang menjamin proses evaluasi berjalan profesional, didukung data akurat, dan bebas dari konflik kepentingan.
Melalui prestasi ini, Unisla semakin mempertegas posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berpegang teguh pada tata kelola kemahasiswaan yang unggul, bermutu, dan relevan dengan kebutuhan perkembangan generasi muda Indonesia.