Journalnusantara.com, Jakarta - Pemimpin merupakan figur sentral yang diharapkan menjadi inspirasi bagi tim yang mereka kelola. Keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari kemampuan mereka untuk bertahan dan mencapai puncak karier, tetapi juga dari kemampuan esensial dalam membina hubungan baik dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), baik secara internal maupun eksternal.
Melihat betapa krusialnya kemampuan berkomunikasi secara efektif dan berbicara di depan umum dengan profesional dan elegan, Pegadaian Kantor Area Jatiwaringin Kanwil 8 Jakarta 1, di bawah kepemimpinan Deputy Bisnis, Ibu Rina Agustini, menyelenggarakan pelatihan khusus.
Pelatihan ini ditujukan bagi para Pemimpin Cabang, Staf Area, Manajer Bisnis, dan Asisten Manajer Non Gadai, dan berlangsung selama dua hari penuh.
Rangkaian kegiatan pelatihan ini terbagi berdasarkan fokus peserta. Hari pertama, Selasa, 21 Oktober 2025, dikhususkan untuk Para Pemimpin Cabang dan Staf Area, dengan konsentrasi pada “Communication Skill and Public Speaking for Leader”.
Sementara itu, hari berikutnya, Rabu, 22 Oktober 2025, ditujukan bagi Manajer Bisnis dan Asisten Manajer Non Gadai, dengan fokus pada “Communication Skill and Public Speaking for Negotiator”.
Seluruh pelaksanaan kegiatan selama dua hari tersebut berada di bawah bimbingan langsung Bapak Ahmad Taufiq Lubis, yang akrab disapa Coach Afiq. Beliau merupakan Professional Hire People Development and Public Speaker untuk Pegadaian Area Jatiwaringin.
Dalam kesempatan tersebut, Coach Afiq secara khusus menjelaskan alasan perbedaan terminologi pada judul pelatihan. Ia menegaskan mengapa communication skill diberi awalan "The Power" dan public speaking diberi awalan "The Art".
Hal ini didasarkan pada pemahaman bahwa public speaking adalah bagian dari komunikasi yang tujuan akhirnya adalah mengubah pola pikir (mindset) dan perilaku, dan hal tersebut memerlukan sentuhan Art (seni). Berbeda dengan communication skill yang dinilai jauh lebih luas daripada sekadar berbicara, karena melibatkan banyak indikator penting dalam pelaksanaannya.
Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan ini berlangsung sukses dan mendapatkan apresiasi yang sangat positif dari para peserta karena tingginya antusiasme yang ditunjukkan.
Keberhasilan ini juga tak lepas dari perhatian Ibu Nurbijah selaku Kepala Departemen Non Gadai yang tetap mengikuti dan mengoordinasi acara hingga akhir, meskipun sudah berada di penghujung masa baktinya.
Dukungan tiada henti juga diberikan oleh Staf Area, Ibu Sinta Ambarsari, selaku koordinator acara. Mereka semua sangat optimistis bahwa kegiatan pelatihan semacam ini akan membawa dampak signifikan bagi Insan Pegadaian, khususnya Area Jatiwaringin, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam bidang komunikasi dan public speaking.