JournalNusantara.com - Alumi Ponpes Gontor sekaligus ketua Majelis Dzikir & Sholawat (Mazolat) Kabupaten Cianjur, Fawaid Abdul Qudus duduki peringkat kedua Polling 2 Cianjur memilih calon pelayanan masyarakat atau Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Cianjur periode 1 - 17 April 2024.
Polling yang dilaksanakan oleh Aliansi Rakyat Cianjur Bersuara tersebut diikuti oleh sekitar 40 tokoh dan mendapat sambutan positif masyarakat dengan jumlah pemilih 3964 suara (17 Hari).
Baca Juga: Peristiwa Gugurnya Bripda Oktavianus Buara dalam Serangan di Papua, Semakin Mencekam
"Polling konvensi rakyat memilih calon bupati dan wakil bupati ini bertujuan memperkenalkan para tokoh Cianjur kepada masyarakat, nanti akan dipilih 10 sampai 5 terpopuler. Hasil polling bisa menjadi referensi usungan partai politik bila diperlukan". Ujar Acep Wowo koordinator ARCB kepada JournalNusantara.com, Rabu, (17/4/2024).
Baca Juga: Konsumsi Makanan Sehat Tekan Selera Ingin Kembali Merokok
Sementara itu Fawaid Abdul Qudus yang akrab dipanggil Aa Fawa tidak menyangka menempati urutan kedua dalam Polling 2 Cianjur Memilih tersebut. Aa Fawa optimis peran serta masyarakt dalam Pilkada tahun ini akan terus meningkat.
"Saya optimis peran serta masyarakat di Pilkada 2024 akan alami peningkatan". Kata Aa Fawa.
"Hadirnya konvensi rakyat menjadi penyeimbang konvensi partai politik, jumlah votter organik yang saat ini 3.964 merupakan bukti antusias masyarakat jelang Pilkada". Tambahnya.
Baca Juga: Gila, Ayah Kandung Bejad Tega Lecehkan Putri Kandung Usia 5 Tahun !
"Sebagai salah satu kandidat, saya mengusung misi mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan melaksanakan jaminan sosial. Meningkatkan kualitas pendidikan, kebudayaan dan keolahragaan. Mewujudkan pelayanan dasar yang nyaman dan mudah diakses bagi seluruh masyarakat. Menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi investasi dan pembangunan dan membangun masyarakat religius." Pungkasnya.
Alumni ponpes Gontor tersebut berharap Cianjur Kota Santri dapat dipimpin oleh tokoh kalangan santri"". Pungkasnya.***