Journalnusantara.com, Kota Sukabumi - Di tengah gempuran tantangan ekonomi global, STAI Syamsul 'Ulum telah melangkah maju dengan langkah berani.
Dalam sebuah gebrakan yang revolusioner, lembaga pendidikan Islam terkemuka ini telah resmi membuka pintu bagi program studi baru yang menjanjikan, yaitu Ekonomi Syari’ah.
Dengan nomor Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Agama No. 255 pada tanggal 16 Maret 2023, STAI Syamsul 'Ulum kini menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan ekonomi yang berlandaskan pada nilai-nilai syari’ah.
Pembukaan program studi ini menjadi momentum penting bagi STAI Syamsul 'Ulum untuk merespons kebutuhan zaman yang semakin meningkat terhadap pemikiran ekonomi yang adil dan berkelanjutan.
Dalam sebuah wawancara yang menggugah semangat, kami berkesempatan untuk berbicara dengan sosok inspirasional di balik inisiatif berani ini, yaitu Bapak Dr. H. A. Suganda, M.Ag., Ketua STAI Syamsul 'Ulum.
"Saat ini, kita tidak bisa lagi mengabaikan pentingnya menggabungkan ekonomi dengan nilai-nilai syari’ah. Program studi Ekonomi Syari’ah kami adalah upaya nyata untuk memenuhi kebutuhan ini," kata Bapak Suganda dengan penuh semangat.
Baca Juga: Polres Cianjur Perkuat Keamanan Lingkungan Melalui Satkamling
Beliau menjelaskan bagaimana Ekonomi Syari’ah telah menjadi tren global yang semakin mendapatkan pengakuan. Dalam dunia yang sedang berkembang pesat, prinsip-prinsip etika dan moral dalam Islam menjadi fondasi yang kuat dalam membangun ekonomi yang berkeadilan.
"Program studi ini dirancang dengan tujuan mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memahami konsep-konsep dasar Ekonomi Syari’ah, tetapi juga mampu menerapkannya secara praktis dalam berbagai sektor ekonomi," ucapnya.
Dalam merespon pertanyaan seputar persiapan program studi baru ini, Bapak Suganda menekankan bahwa STAI Syamsul 'Ulum telah menggandeng para ahli ekonomi dan cendekiawan syari’ah yang berpengalaman sebagai dosen. Mereka tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan teoritis yang kuat, tetapi juga memberikan pengalaman lapangan yang tak ternilai dalam industri ekonomi syari’ah.
"Kami percaya bahwa pendidikan bukanlah sekadar proses transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan pemahaman yang mendalam. Melalui studi kasus nyata, kunjungan industri, dan magang, mahasiswa kami akan terlibat langsung dalam ekosistem ekonomi syari’ah, memperkuat keterampilan praktis mereka," ungkap Bapak Suganda.
Tidak hanya itu, menurutnya bahwa STAI Syamsul 'Ulum juga menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga keuangan syari’ah terkemuka dan organisasi terkait lainnya. Hal ini memberikan peluang emas bagi mahasiswa untuk memperluas jaringan profesional mereka dan mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang industri ekonomi syari’ah.
"Dengan demikian, lulusan program studi Ekonomi Syari’ah di STAI Syamsul 'Ulum akan memiliki keunggulan kompetitif saat memasuki dunia kerja," terangnya.
Baca Juga: KPK Tahan Tersangka Suap dan Gratifikasi Proyek Infrastruktur Papua
Artikel Terkait
Mengenal Ai Komariah, Selebgram Cantik Bicara Perihal Kesehatan, Pendidikan, Kecantikan dan Gaya Hidup
STISNU Cianjur, Kampus HAROKAH Bermanhaj Aswaja Annahdliyyah
Be Youth Concert and Competitions
Mengenal Isna Septi Handayani, Vokalis Cantik Band Qasima
Dibalik Laga Indonesia Lawan Argentina ada Kemesraan Jokowi, Prabowo Subianto dan Erick Tohir
Tepat di Hari Ulang Tahunnya, Presiden Jokowi Cabut Status Pandemi Covid 19
Mansur Sulaeman, Emak-Emak Menjadi Salah Satu Lumbung Suara Dalam Pileg 2024
Polres Cianjur Perkuat Keamanan Lingkungan Melalui Satkamling
Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindoan, Nasdem Kadernya Diambil Kami Rumahnya Mau Diambil
KPK Tahan Tersangka Suap dan Gratifikasi Proyek Infrastruktur Papua