Journalnusantara.com, Cianjur - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Ajam Mustajam, ingatkan 7 Program Prioritas Kemenag RI yang harus dipahami, dipedomani, dan dilaksanakan oleh ASN Kemenag, saat memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan Rapat Kerja (Raker) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi Tahun 2023.
"Ada 7 program prioritas Kemenag RI yang harus dilaksanakan, yaitu penguatan moderasi beragama, transformasi digital, tahun toleransi beragama, revitalisasi KUA, religiosity index, dan cyber islamic center," tutur Ajam.
Ajam juga menjelaskan 9 Outlook Kemenag RI dan 5 Outlook Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat yang harus dipedomani dan dilaksanakan oleh ASN khususnya di Kemenag Kabupaten Cianjur dan Kemenag Kabupaten Sukabumi.
Dari sisi anggaran Ajam mengingatkan, "Penyerapan anggaran sampai bulan Juli 2023 harus 70 persen, dan tentunya bukan hanya penyerapan anggaran saja, tapi penggunaannya pun harus sesuai peruntukan dan bisa dimanfaatkan serta dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Baca Juga: Kemenag Cianjur Sukses Gelar Bimtek Penyusunan Dokumen Pengajuan Pencairan BOP RA 2023
Untuk profesionalitas, Ajam mengharapkan kinerja ASN di Kemenag Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi terus ditingkatkan, karena hasil dari CAT IPMB yang dilaksanakan tahun 2022, index profesionalitas kinerja ASN Kemenag belum memuaskan, ditambah nilai moderasi beragama ada yang masih rendah.
Dari sisi kedisiplinan Ajam menyampaikan, "ASN Kemenag jangan ikut berpolitik praktis ataupun sebagai simpatisan partai politik, karena hal tersebut bisa dikenakan hukuman disiplin," tuturnya.
Selain itu ia menambahkan agar ASN Kemenag tidak berperilaku koruptif dan radikalis, karena bisa dikenakan hukuman disiplin berat.
Terakhir, Ajam mengatakan bahwa atensi dan ekspektasi masyarakat terhadap Kemenag sangat tinggi sebagai benteng penjaga moral bangsa, oleh karena itu ia mengajak ASN Kemenag agar jangan ada noda walaupun sedikit, karena akan terlihat besar dalam pandangan masyarakat sehingga tak ubahnya seperti peribahasa karena nila setitik rusak susu sebelanga.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur, H. Ramlan Rustandi, menjelaskan bahwa Raker Kemenag Kabupaten Cianjur Tahun 2023 bertujuan untuk mensosialisasikan program direktif Kemenag yang telah disosialisasikan pada kegiatan Rakernas dan Rakerwil.
Baca Juga: Guru dan Tenaga Kependidikan di Lingkungan Kemenag Cianjur Ikuti Kegiatan Peningkatan Kompetensi
Selain itu, Ramlan menjelaskan bahwa tujuan lainnya yang ingin dicapai adalah ingin memantapkan pelaksanaan program Kemenag Tahun 2023, mempertajam arah Kemenag pusat dan wilayah, melakukan evaluasi kinerja tahun 2022, meningkatkan tata kelola kepemerintahan dalam rangka mewujudkan pemerintah yang bersih dan melayani, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur.
"Dan diharapkan dari kegiatan Raker ini dapat mempererat tali silaturahim dan bisa dijadikan salah satu media formal yang efektif untuk melakukan komunikasi dialogis dengan seluruh pelaksana kebijakan di bidang pembangunan agama di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi," tutur Ramlan.
Perlu diketahui, kegiatan Raker ini dilaksanakan selama dua hari, 13- 14 Maret 2023 di Hotel Seruni Puncak Bogor. Adapun peserta Raker ini terdiri dari Kasubbag TU, para Kepala Seksi dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf, para Kepala KUA Kecamatan, para Kepala dan KTU Madrasah Negeri, Pengelola Keuangan, Pengawas Madrasah dan Pengawas PAI, ormit Kemenag, serta DWP Kemenag.
Artikel Terkait
Sok Jago...Remaja Ugal-ugalan di Jalanan Berakhir Mengenaskan, Netizen: Syukurin, Tau Rasa Lu !
Viral! Yuni dan Basir Menikah di Tengah Banjir
Beras Menir yang Menggetarkan Samsung
Kenapa Salafi Wahabi Dipermasalahkan?
Akhlak Kiai Hasyim Muzadi
J.S. Khairen; Si Kecil David Ozora Sosok Penting Melawan Perampok Uang Negara
Shopee Big Ramadan Sale: Lebih Banyak Kemeriahan dan Keseruan Sepanjang Bulan Suci
Darurat Akhlak
Gelar Pelatihan, GP Ansor Cianjur Gaungkan Pentingnya Dakwah Digital
Setelah Jadi Bupati Subang, Harta Kekayaan H. Ruhimat Menurun Rp. 10 Milyar, Ini Penyebabnya