Dana Melimpah, GP Ansor Karangtengah Cianjur Soroti Keberadaan Desa Tertinggal

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Selasa, 7 Maret 2023 | 20:18 WIB
Dana Melimpah, GP Ansor Karangtengah Cianjur Soroti Keberadaan Desa Tertinggal
Dana Melimpah, GP Ansor Karangtengah Cianjur Soroti Keberadaan Desa Tertinggal

Journalnusantara.com, Cianjur - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamatan Karangtengah menggelar sarasehan menyoroti tentang “Dana Desa" bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kementerian Desa (Kemendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), di Pondok Pesantren Darussalam Maleber, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jum’at (03/03/2023).

Tenaga Pendamping Profesional Kemendes PDTT, Sahabat Riqbal Abdul Rahmat, menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Desa, sebetulnya dapat menjadi salah satu ujung tombak bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Baca Juga: PC GP Ansor Sumedang Soroti Penggenangan Bendungan Sadawarna

"Pasalnya, pendapatan anggaran Desa itu begitu sangat fantastis, di antaranya dari Dana Desa (APBN), Alokasi Dana Desa (APBD Kabupaten/Kota), Banprov (Provinsi), Pendapatan Asli Desa (Bumdes/Carik) dan Dana Bagi Hasil," kata Riqbal menerangkan dengan detail.

Menurutnya, ini merupakan amanah dari undang-undang yang telah dibuat oleh pemerintah dan DPR RI, yang harus dijadikan spirit bersama dalam mewujudkan masyarakat Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Karangtengah, Sahabat Khatibul Umam menyampaikan bahwa organisasi pemuda NU ini dalam ruang lingkup desa, harus bisa mengambil peran mengikuti dan mengkritisi kebijakan desa, dari mulai tahapan musyawarah baik di tingkat Musdus, Musdes dan Musrembangdes, dalam menjalankan proses pembangunan, agar dapat mengawasi serta mengontrol program yang dilaksanakan oleh pemerintah desa.

"Apalagi kita semua sebagai kelompok pemuda memiliki idealisme yang tinggi, dengan peran GP Ansor akan menjadi stabilisator kebijakan yang menjadi selaras dengan tujuan desa yaitu upaya mewujudkan cita-cita rakyat dan negara," tegas Umam.

Baca Juga: Seminar Kulit Cantik dan Sehat Menyambut Bulan Suci Ramadhan & Beauty Class Flawless Make Up Look for Ramadhan

Magister lulusan Institut Agama Islam Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat ini menyampaikan, setidaknya ada 5 tingkatan yang menyandang nama status Desa, yaitu status Desa sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju dan mandiri.

"Dari 16 Desa di Kecamatan Karangtengah Cianjur, masih belum keseluruhan merata menjadi status Desa yang mandiri. Hal ini tentu merupakan tanggung jawab bersama khususnya Pemerintah Desa yang harus terus berinovasi dengan mencari terobosan baru dalam membuat sebuah kebijakan atau program yang benar-benar diberikan kepada masyarakat secara merata dan tepat sasaran. Jangan sampai terindikasi diberikan kepada segelintiran kelompok masyarakat saja," tutupnya dengan tegas.

Sebagai informasi, dalam upaya memberikan banyak manfaat bagi masyarakat luas, kader GP Ansor Karangtengah sejauh ini telah masuk terdistribusi di beberapa pos strategis seperti Baznas, Bawaslu, PPK, Karangtaruna, pengusaha, pimpinan pesantren, kepala sekolah, dan yang lainnya.

Baca Juga: Komisi XI DPR RI Minta Pemda Awasi Pembiayaan UMKM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X