Selain itu, mereka meminta pengawasan diperketat guna memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, jadwal pelaksanaan, dan ketentuan kontrak.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUTR Kabupaten Cianjur maupun kontraktor pelaksana belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.
Artikel Terkait
BK DPRD Cianjur Hentikan Kasus Hendang karena Tuduhan Reses Fiktif Tidak Terbukti
Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)
Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, BRI Peduli Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Puluhan Purna Pekerja Migran Indonesia di Cirebon
Menerjang Ombak dari Pulau ke Pulau, Dedikasi Mantri Perempuan BRI Menjaga Akses Keuangan di Wilayah Kepulauan Sulawesi Tengah
LPTQ Cianjur Matangkan Validasi Data Peserta Jelang MTQH XLVIII di Pagelaran
Cegah Konflik Nilai, Panitia MTQH Cianjur Perketat Aturan Penjurian Dewan Hakim
HUT Bhayangkara ke- 80, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Sebut Stabilitas Keamanan Polri Kunci Kelancaran Pembangunan
Mencegah Korupsi di Tatar Santri
Audiensi Putri Hijabfluencer Banten di Kelurahan Gelam Jaya, Matangkan Sinergi Program Pemberdayaan Perempuan
Mutiara Pagi: Berdamai dengan Kelebihan (Bagian 2257)