Wakili Indramayu di Moka Jabar 2026, Fajri dan April Usung Gerakan "Resik Raga Resik Segara"

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Kamis, 18 Juni 2026 | 13:55 WIB

JOURNALNUSANTARA.COM, INDRAMAYU – Pasangan perwakilan Kabupaten Indramayu, Nang Fajridhan Rahmasanda dan Nok Dewi April, resmi melaju ke ajang Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Jawa Barat 2026.

Dalam kompetisi bergengsi tingkat provinsi ini, mereka mengusung proyek sosial bertajuk "Resik Raga Resik Segara" yang fokus pada kelestarian lingkungan pesisir.

Gerakan ini diwujudkan melalui aksi nyata penanaman pohon mangrove dan pembersihan kawasan pantai di Kabupaten Indramayu.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas ancaman abrasi yang kerap melanda wilayah pesisir utara Indramayu, serta maraknya sampah laut yang terbawa arus hingga mengotori bibir pantai.

Melalui program "Resik Raga Resik Segara", Nang Fajri dan Nok April berupaya menekan risiko abrasi sekaligus memulihkan daya tarik wisata bahari setempat.

Dalam pelaksanaannya, proyek sosial ini menerapkan pendekatan kolaborasi pentahelix dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.

Pihak-pihak yang turut terlibat dalam kolaborasi ini antara lain Paguyuban Nok Nang Dermayu, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu, serta Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, aksi ini juga didukung oleh para siswa dan guru SDN 1 Dadap, warga lokal, pengelola pantai, aparat Koramil, hingga pemerintah desa dan kecamatan setempat.

Sebagai duta daerah, pasangan ini menilai bahwa promosi wisata digital harus diimbangi dengan aksi nyata di lapangan. Upaya menjaga lingkungan dinilai menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata daerah secara berkelanjutan.

Hingga saat ini, gerakan tersebut tercatat telah berhasil menanam sebanyak 500 bibit mangrove. Tidak hanya menanam pohon, rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi pungut sampah di pantai, senam bersama, serta sesi edukasi dan berbagi inspirasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir kepada generasi muda.

Dampak positif dari inisiatif ini pun mendapat apresiasi dari tingkat provinsi. Proyek sosial "Resik Raga Resik Segara" dianugerahi sertifikat penghargaan langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Melalui momentum Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2026, Nang Fajri dan Nok April berharap program ini dapat terus berjalan secara konsisten.

Gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi instrumen perlindungan lingkungan, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap identitas dan potensi daerah Indramayu di kancah nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X