Data Tidak Sinkron, Pengawasan Terfragmentasi
Masalah klasik kembali muncul: data yang tidak saling bicara. Data Dapodik, data penerima MBG, data dapur SPPG, dan data perizinan OSS berjalan di jalur masing-masing. Ketidaksinkronan ini membuka celah salah sasaran dan potensi pemborosan anggaran.
Di sisi lain, kehadiran aparat bersenjata dalam pengawalan distribusi MBG memunculkan kegelisahan. Alih-alih meningkatkan kepercayaan, situasi ini justru membuat sebagian warga enggan melapor ketika menemukan masalah.
Tidak Dihentikan, Tapi Harus Dibedah
Pemerintah daerah menegaskan MBG tidak boleh dihentikan. Alasannya sederhana: program ini menyentuh kebutuhan dasar anak-anak. Namun konsensus forum jelas—MBG harus dibenahi secara serius, bukan sekadar ditambal.
“Programnya baik, tapi sistemnya bocor,” ujar salah satu narasumber.
Tanpa penertiban izin dapur, standar pangan yang ketat, perlindungan tenaga kerja, dan transparansi data, MBG berisiko berubah dari program perlindungan anak menjadi sumber masalah baru.
Di Cianjur, MBG telah berjalan lebih cepat dari regulasinya. Negara datang belakangan, sementara dapur-dapur sudah mengepul sejak lama. Pertanyaannya kini bukan lagi apakah MBG perlu dilanjutkan, tetapi apakah negara cukup berani menata ulang programnya sendiri—sebelum dampaknya benar-benar melukai publik yang hendak dilindungi.
Artikel Terkait
Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan di Pesantren
Mengajarkan Santri Pola Hidup Bersih dan Sehat
Mutiara Pagi: Senyum Peradaban (Bagian 2083)
Berbicara dengan Impact, Tips Public Speaking ala Nahdiyatul Auliyah di Karantina Nok Hijab Idola Cirebon 2025
Koperasi Desa Merah Putih sebagai Masa Depan Kemandirian Desa
MBG dan Korupsi: Mengawal Program dengan Transparansi
Mutiara Pagi: Muhasabah Diri (Bagian 2084)
Sampah di Jalanan Tangsel: Ketika Kolaborasi Antaraktor Terhambat dan Tata Kelola Kehilangan Arah
Pasar Murah Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali Hadirkan Sembako Terjangkau dan Lele Gratis
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Memperbanyak Taubat untuk Meraih Ampunan di Bulan Rajab (Bagian 21)