Hari Pertama Tahun 2024, Mahasiswa PMI UIN Bandung Bantu Masyarakat Relokasi Gempa

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Senin, 1 Januari 2024 | 19:19 WIB

Journalnusantara.com, Cianjur - Awal tahun baru 2024 di Bumi Sirnagalih Damai (BSD), menjadi momen penting bagi mahasiswa program Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung semester 7 angkatan 2020.

Dalam rangka memaksimalkan program pemberdayaan, PMI UIN Bandung menyelenggarakan silaturahmi sekaligus melakukan monitoring terhadap program yang telah digarap di tempat relokasi bencana gempa Cianjur.

Koordinator kegiatan pemberdayaan, Agit Jayyid Assidiq mengatakan, bahwa program yang dimonitor pada tanggal 18 Desember 2023 seperti budidaya lele sebagai langkah nyata pemulihan ekonomi masyarakat. Dana sisa dan penambahan alat ibadah sebesar 28 juta rupiah turut dialokasikan untuk mendukung program tersebut.

"Dana ini tidak hanya mengalir ke sektor ekonomi melalui budidaya ikan lele, tetapi juga untuk kepentingan sarana ibadah yang diterima langsung oleh DKM Bumi Sirnagalih Damai," kata Agit pada media online nasional Journalnusantara.com, Senin (01/01/2024).

Dirinya menyampaikan, bahwa program ini merupakan hasil jerih payah penggalangan dana mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam angkatan 20.

"Harapannya, melalui upaya ini, masyarakat dapat bangkit dari ketidakpastian, terutama di sektor ekonomi, mengingat di tempat relokasi masih memerlukan adaptasi untuk berkegiatan ekonomi," imbuhnya.

Ketua Karang Taruna Bumi Sirnagalih Damai, Ari Rizalul memberikan sambutan positif terhadap program inisiatif mahasiswa. Ia berharap program ini menjadi pendorong semangat bagi anak muda untuk berusaha.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan penuh terhadap Karang Taruna untuk merawat budidaya lele," ujarnya menambahkan dengan nada lugas.

Dalam hal ini, DKM Masjid BSD juga menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Bandung. Ketua DKM menyatakan harapannya agar hal ini menjadi amal jariyah, terus memberikan manfaat yang berkelanjutan.

"Saat kegiatan monitoring berlangsung, suasana malam pergantian tahun diisi oleh kehangatan kekeluargaan antara mahasiswa dan masyarakat, bersantap syukur dalam acara ngaliwet bersama," terang Dia.

Ketua Jurusan PMI, Rohmanur Aziz mengapresiasi atas segala kegiatan mahasiswa angkatan 2020.

"Saya sangat bangga pada kalian," ujarnya dalam wawancara melalui pesan singkat WhatsApp.

Ia menyebut, program budidaya lele dipandang sebagai wujud keseriusan mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam dalam mengambil sikap kemanusiaan dan dianggap sebagai program keberlanjutan yang patut diperhatikan.

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Gejala Dehidrasi Kulit

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X