JOURNALNUSANTARA, PURWAKARTA - Vera Novia, mahasiswi Universitas Kartamulia asal Purwakarta, tengah bersiap melangkah ke babak Grand Final Duta Pariwisata Jawa Barat 2026.
Mojang yang akrab disapa Vera ini membawa bekal rekam jejak prestasi yang beragam, mulai dari dunia olahraga hingga seni pertunjukan.
Tercatat, ia pernah menjadi atlet drumband Porda, atlet karate tingkat nasional, hingga menyandang gelar Majorette Idol selama periode 2022-2025.
Melalui ajang ini, Vera berkomitmen untuk membuktikan bahwa generasi muda dapat berperan aktif dalam melestarikan budaya dan pariwisata di Jawa Barat.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Journalnusantara.com pada Sabtu (31/1/2026), pemilik akun Instagram @vera_veranov ini menjelaskan bahwa pencalonannya merupakan peluang besar untuk memperluas jaringan profesional dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah hingga pelaku bisnis.
Meski menyadari adanya tantangan dalam membagi waktu antara kewajiban akademik dan tugas sebagai duta, anak ketiga dari empat bersaudara ini optimistis hal tersebut justru akan mengasah kemampuan komunikasi, negosiasi, dan analisisnya di dunia profesional.
Vera menekankan bahwa di era digital, media sosial harus menjadi "pintu pertama" bagi wisatawan. Ia merancang strategi promosi melalui konten kreatif seperti video singkat dan edukasi sejarah yang dikemas secara estetik guna menarik minat publik.
Selain digitalisasi, ia juga menyoroti pentingnya penyelenggaraan festival daerah, pameran UMKM, serta karnaval budaya untuk menghidupkan ekosistem pariwisata lokal.
Menurut pandangannya, kolaborasi antar-komunitas dan kampanye sadar wisata menjadi kunci agar wajah pariwisata Jawa Barat semakin dikenal luas.
Lebih lanjut, ia mendorong penguatan pendidikan karakter berbasis budaya dalam kurikulum sekolah agar generasi muda memiliki rasa cinta terhadap alam dan tradisi sejak dini.
Digitalisasi informasi melalui penyediaan situs web, optimalisasi Google Maps, hingga penggunaan kode QR multibahasa juga dianggapnya sebagai langkah mendesak agar objek wisata lebih mudah diakses.
Vera berharap upaya-upaya tersebut dapat memastikan kearifan lokal Jawa Barat tetap lestari dan menjadi kebanggaan bangsa. "Ngajaga budaya, miara alam, jeung ngawangun pariwisata Jawa Barat anu maju tur masagi," pungkasnya.
Artikel Terkait
Enggan Saling Sikut di Persib, Ini Penilaian Dewangga terhadap Layvin Kurzawa
Persib Dapat Amunisi Tambahan Hadapi Persis Solo, Jung Siap Perjuangkan Hasil Maksimal
Head to Head Persis Solo vs Persib: Rekor Pertemuan Kedua Tim, Siapa Lebih Unggul?
Polemik Konfercab Resmi Berakhir, Nur Alim Abdul Gani dan Telah Mutia Sah Pimpin PC dan KOPRI PMII Cianjur
Mutiara Pagi: Terus Melangkah (Bagian 2106)
2 Lokasi Nobar Persib Lawan Persis Solo di Bandung, Cek Harga Tiket dan Lokasinya
Duel Persis vs Persib Sore Ini: Bojan Hodak Tegas Minta Kerja Keras Pemain
PREVIEW Persis Solo vs Persib: Maung Bandung Waspadai Kekuatan Baru Lawan
Energi Hijau dan Batas Etika: Catatan Kritis Proyek Geothermal Gede - Pangrango
Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi