Di Indonesia pada tahun yang sama kasus Kanker baru sebanyak 396.314 kasus dengan kematian tercatat 234.511 orang.
Perempuan merupakan kelompok dengan risiko tinggi terkena kanker, terutama kanker payudara sebanyak 65.858 kasus, kanker leher rahim 36.633 kasus.
Sedangkan pada laki-laki, terbanyak kanker paru 25.943 kasus, dan kanker kolorektal 21.764 kasus.
Penulis selalu prihatin melihat banyaknya pasien kanker didepan poli Onkologi/Kanker Rumah-Rumah Sakit.
Tubuh manusia mempunyai mekanisme penghancur sel abnormal, tetapi jika mekanisme itu gagal maka sel tumbuh abnormal tidak terkendali.
*KANKER ANAK*
Kasus Kanker yang terjadi pada anak usia 0-18 tahun setiap tahunnya menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Tahun 2021 (yang dilaporkan pada Februari 2022) di Indonesia sudah menjadi 11.322 kasus.
Leukemia atau kanker darah dilaporkan sebagai jenis kanker yang paling banyak.
Apa yang terjadi pada anak sang buah hati ayahbunda, harapan keluarga, generasi masa depan Bangsa, juga indikator kepedulian kita bersama?
Belum diketahui faktor risiko dan penyebab pasti Kanker pada anak.
Diduga merupakan hasil interaksi 4 faktor, yaitu genetik, zat kimia, virus, dan radiasi.
Pertumbuhan jaringan abnormal bisa terjadi sejak seorang anak dilahirkan atau bahkan ketika masih berada didalam kandungan.
Orang tua banyak tidak menyadari tanda dan gejala awal, sehingga terlambat diketahui.
Baca Juga: Pengungsi Gempa Sindir Kurangnya Simpati Dunia terhadap Suriah