JournalNusantara.com/ SuaraMahasiswa - Bhineka Tunggal Ika dapat diartikan sebagai “berbeda-beda tetap satu”. Berbeda-beda disini dimaknai dengan beragam macam agama, ras, budaya, dan lain sebagainya. Sedangkan satu disini bermakna satu tujuan atau satu cita-cita. Bersatunya sesuatu yang berbeda-beda dapat menciptakan suatu hal yang indah.
Berbeda-beda tetap satu tujuan, yakni menghadirkan negara yang “baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur” dan menciptakan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Pengertian bhineka tunggal Ika tentu masih luas lagi, tetapi inilah opini saya mengenai bhineka tunggal ika semboyan negara kita.
Baca Juga: Nova Sevira: Menguak Tabir Kebenaran Anies Baswedan Diundang di KTT-G20
Penerapan bhineka tunggal ika harus mewarnai kehidupan di Indonesia, karena setiap orang, setiap manusia pasti mempunyai sesuatu yang berbeda satu sama lain. Perbedaan tetaplah perbedaan tak bisa disamakan, perbedaan dengan persatuan akan membuat keindahan, bukankah lelaki beda dengan perempuan? Tetapi ketika mereka bersatu maka keindahan pun muncul, bukankah Kristen beda dengan Islam?.
Tentu sangat berbeda, tetapi ketika dua agama itu bersatu maka terciptalah perdamaian di negara ini bahkan di dunia. Persatuan tidak menuntut perbedaan harus menjadi persamaan, perbedaan tetaplah perbedaan, tak sehat jika lelaki menjadi perempuan karna ingin sama, Islam beribadah di gereja karna ingin sama. Hal itu tentu sesuatu yang tidak bisa diterima, dan hal itu bukanlah penerapan bhineka tunggal Ika yang sebenarnya.
Baca Juga: Ingin Tidur Lebih Nyenyak dan Tanpa Gangguan? Berikut Caranya
Keberagaman suku, ras dan agama bukanlah ancaman perpecahan tetapi pada hakikatnya keberagaman itu mengancam lahirnya keindahan. Bukankah taman akan indah karna berbagai jenis tanaman didalamnya? Bukankah langit indah karna berbagai benda luar angkasa yang berbeda-beda?.
Bukankah setiap huruf itu berbeda-beda bentuk dan maknanya? Tetapi ketika tanaman yang berbeda itu menjadi satu kesatuan maka taman itu menjadi indah, benda luar angkasa saling bersinergi maka bumi menjadi aman, dan huruf yang berbeda-beda menjadi satu kesatuan kata maka akan bisa memberi makna.
Baca Juga: Ji Chang Wook, Aktor Korea Selatan Turut Berdonasi Untuk Korban Gempa Cianjur
Dari pemaparan diatas, maka bisa disimpulkan bahwa bhinneka tunggal ika ini ialah bersinerginya dan bersatunya sesuatu yang berbeda-beda untuk mencapai tujuan bersama. Seperti huruf “S” dan huruf “A” yang berbeda dalam segi bentuk, tetapi ketika mereka bersatu maka mereka akan mencapai tujuannya bersama yakni mencapai makna “SAYA”.
Begitu juga Indonesia yang didalamnya banyak sekali perbedaan, tetapi ketika bersatu maka dengan izin Allah, kita akan mencapai tujuan bersama yakni menjadi negara “baldatun tayibatun wa rabbun ghafur”.*** (Wida Apridalia Karnisya/ PMI-1C).