Oleh: Ustadz Iwan Herwanto (DKM Al-Muhajirin Gunteng Pepabri)
Ramadhan merupakan bulan yang dipilih Allah SWT sebagai waktu paling istimewa bagi umat Islam karena di dalamnya terdapat peristiwa agung turunnya wahyu pertama sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia.
Dalam tausiah yang disampaikan oleh Ustad Iwan Herwanto mengenai keutamaan bulan Ramadan, beliau menekankan bahwa kehadiran bulan ini seharusnya menjadi momentum emas bagi setiap Muslim untuk kembali menjalin kedekatan dengan kitab suci.
Berinteraksi dengan Al Quran bukan hanya sekadar membacanya secara rutin, melainkan juga harus disertai dengan upaya mentadabburi atau merenungi maknanya agar nilai-nilai ketuhanan dapat meresap ke dalam hati dan terefleksi dalam perilaku sehari-hari.
Selain sebagai bulan Al Quran, keutamaan terbesar lainnya yang sangat dinantikan adalah dibukanya pintu ampunan seluas-luasnya oleh Allah SWT. Kesempatan ini menjadi penghibur bagi setiap hamba yang sadar akan banyaknya kekhilafan yang telah diperbuat di masa lalu.
Berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW, barangsiapa yang menjalankan ibadah puasa dengan landasan iman yang kokoh serta hanya mengharap rida Allah semata, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni secara total.
Ampunan ini merupakan bentuk kasih sayang yang tak terbatas bagi mereka yang bersungguh-sungguh dalam menahan hawa nafsu dan meningkatkan kualitas ketakwaannya sepanjang bulan suci.
Melalui tausiah tersebut, kita diajak untuk menyadari bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas mengubah jam makan, melainkan sebuah proses pembersihan jiwa yang komprehensif.
Dengan memanfaatkan waktu yang ada untuk memperbanyak amal saleh dan memperdalam pemahaman terhadap petunjuk Ilahi, seorang hamba diharapkan dapat keluar dari bulan Ramadhan dalam keadaan yang suci dan dipenuhi cahaya iman.
Oleh karena itu, mari kita manfaatkan setiap detik di bulan penuh berkah ini untuk memohon maaf atas segala kesalahan dan menjadikan Al Quran sebagai kompas utama dalam menapaki jalan kehidupan menuju keberkahan dunia dan akhirat.