opini

Mutiara Pagi: Menahan Lisan (Bagian 2104)

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:10 WIB
Suasana sejuk dan adem di Taman Brantas Kediri (Instagram/medsoskediri)

 

Berbicara adalah anugerah
yang dititipkan pada manusia
selama tidak melukai
tidak akan ada yang tersakiti

Tidak semua hal perlu ditanggapi
tidak semua orang harus dilayani
akalanya diam pilihan yang tepat
daripada berbicara tanpa manfaat

Keinginan untuk didengar
adalah fitrah manusia
tapi hasrat untuk selalu dianggap benar
menunjukkan golongan manusia langka

Saat marah dan tersinggung
emosi meluap tanpa batas
dendam pun tidak bisa terbendung
sampai tak sempat menarik napas

Kita hidup di suatu zaman
kata tak kanya terucap di lisan
namun mengalir lewat media
yang menampung segala hasrat bicara

Dari urusan yang paling pribadi
hingga pesoalan yang tak dipahami
semua berlomba bersuara
ingin mendapatkan pengakuan manusia

Ada yang berdiskusi
untuk mendekati kebenaran
ada pula yang berbicara sendiri
tidak jelas apa yang diinginkan

Malang, 29 Januari 2026
Salam sehat,

M. Sinal

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB