opini

Investasi Terbesar dan Warisan Tak Ternilai yang Mengguncang Keabadian!

Rabu, 8 Januari 2025 | 17:43 WIB
Liburan Seru di Wisata Alam Gunung Gendis Pasuruan (Foto :Rivan Setyawan)

Selain itu Rasulullah SAW juga pernah bersabda:
مَنْ لَزِمَ ٱلِٱسْتِغْفَارَ جَعَلَ ٱللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا
"Barang siapa rutin beristighfar, Allah akan memberinya jalan keluar dari setiap kesempitan."
(HR. Abu Dawud)

Dari hadits ini, kita belajar bahwa istighfar bukan hanya menghapus dosa, tetapi juga menjadi solusi bagi berbagai kesulitan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.

2. *Membaca Al-Qur'an*

Al-Qur'an adalah kalamullah yang diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia. Membaca dan memahami Al-Qur'an merupakan ibadah yang mendekatkan seorang hamba kepada Tuhannya. Allah SWT telah berfirman:
وَنُنَزِّلُ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌۭ وَرَحْمَةٌۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ
"Dan Kami turunkan Al-Qur'an sebagai penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."
(QS. Al-Isra: 82)

Al-Qur'an adalah penyembuh, baik bagi hati yang gelisah maupun bagi akhlak yang tercela. Dengan membaca Al-Qur'an, hati menjadi tenteram, dosa-dosa dihapus, dan hidup penuh berkah.

Disamping itu, Umar bin Khattab RA. Pernah berkata:
"Bacalah Al-Qur'an, karena ia akan menjadi penuntun atau musuhmu di hari kiamat."

Ucapan ini mengingatkan kita bahwa Al-Qur'an tidak hanya memberikan syafaat bagi orang yang membacanya, tetapi juga bisa menjadi saksi yang memberatkan bagi orang yang mengabaikannya.

3. *Shalat Tahajud*

Tahajud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada sepertiga malam terakhir. Ibadah ini menunjukkan keikhlasan dan kesungguhan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Didalam al-qur’an Allah SWT. berfirman:
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةًۭ لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًۭا مَّحْمُودًا
"Dan pada sebagian malam, lakukanlah tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."
(QS. Al-Isra: 79)

Tahajud adalah ibadah yang mulia. Ia menjadi tanda ketaatan, memperbaiki hubungan dengan Allah, serta menghapus dosa-dosa kecil yang dilakukan di siang hari.

4. *Memperbanyak Doa*

Doa adalah senjata seorang mukmin. Melalui doa, seorang hamba mengakui kelemahan dirinya dan mengharapkan pertolongan Allah.

Dalam sebuah Hadits Nabi SAW
Rasulullah bersabda:
إِنَّ ٱلدُّعَآءَ هُوَ ٱلْعِبَادَةُ
"Doa itu adalah ibadah."
(HR. Tirmidzi)

Doa menunjukkan ketergantungan seorang hamba kepada Allah. Dalam doa, terdapat harapan, kerendahan hati, dan keyakinan bahwa hanya Allah yang mampu mengabulkan segala kebutuhan.

Halaman:

Tags

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB