opini

Awal 2025 dengan Harapan yang Seperti Dulu

Rabu, 1 Januari 2025 | 14:17 WIB

Sejenak kita merenung pada pesta tahun 2024, pesta besar demokrasi rakyat dengan diharuskannya memilih dan menaruh harapan kepada para calon-calon Pemimpin baru pada Pilpres, Pileg, Pilgub dan Pilkada untuk menentukan kehidupan bangsa dan rakyat dalam orientasi jangka panjang, Kp. Babakan, desa Maleber, kecamatan Karangtengah, kabupaten Cianjur, Rabu (1/1/2025)

Awal bulan di tahun 2025 adalah suatu pemupukan buat harapan rakyat hingga 5 tahun kedepan. Tidak hanya itu, pada awal tahun 2025 kita harus senantiasa membersamai harapan tersebut sampai benar-benar tercapai dengan apa yang kita harapkan pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, dari awal tahun ini yang bisa kita jalani yaitu membangun integritas yang sangat relevan dari pada sebelumnya, dan untuk meningkatkan semangat kebersamaan kita harus serentak untuk menjadi pendamping masyarakat masa depan agar masyarakat dapat terarahkan.

"Sudah beberapa kali kita melihat rakyat yang nota bene nya dari kelas menengah kebawah sering terabaikan, terutamanya masyarakat miskin. Harapan dari kami untuk mereka dapat lebih baik dari sebelumnya, ucap Revin Maulana

Karena sejatinya tidak ada harapan yang lebih baik dan keinginan yang membahagiakan ketika masih ada manusia yang menindas manusia lainnya. Ketika ada manusia hidup mewah atas penghisapan manusia lainnya. Akan tetapi mata rantai dari penindasan tersebut harus diputuskan dan diatur oleh stakeholder negara. Lanjut beliau

Selain dari untuk mendampingi masyarakat, kita harus sepakat untuk bisa meningkatkan atau membangun kooperatif bersama masyarakat dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) nya.

Tanpa melalui genjatan pemasokan sumber daya manusia, sangat amat mustahil negara yang kita banggakan ini dapat kritis terkait hal apapun. "Apalagi dalam persoalan hukum, seperti lirik dari lagu Marjinal: "maling-maling kecil dihakimi, maling-maling besar dilindungi", pungkasnya

dan dari fragmen tersebut sudah tentu sangat menunjukan bahwa hukum itu masih kurang reformis. Tambahnya

Di sambung dari perkataan beliau "kesempatan itu yang bisa kita ambil dalam kompetitif pada tahun 2025 ini, agar masyarakat juga bisa menikmati kesuksesan dan perubahan hidup itu sendiri", tegasnya

Di awal pada tahun ini, semoga kita bisa lebih efektif dalam berbagai persoalan dan produktif dalam melakukan atau menjalankan visi misi yang sudah kita harapkan dari tahun 2024 lalu, dan itu juga bagian dari impian kita semua, pun harus tetap dikawal terkait kebijakan-kebijakan yang baru, Ajaknya

Dengan pemimpin yang baru, semoga harapan dari aspirasi rakyat bisa benar-benar terasa oleh semua lapisan elmen masyarakat, terutama masyarakat yang lemah. Untuk itu mari kita bersama-sama untuk berjuang dalam mewujudkan perubahan secara totalitas dan revolusioner, imbuhnya dalam penutup wawancara ...

Tags

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB