3. Independensi Pemikiran:
Mahasiswa idealis harus bebas dari kepentingan pragmatis, seperti tekanan politik atau ekonomi, sehingga mereka bisa berpikir dan bertindak untuk kepentingan masyarakat.
4. Semangat Inovasi:
Idealisme mahasiswa juga terlihat dari semangat mereka untuk menciptakan inovasi yang mampu memberikan solusi nyata atas masalah yang dihadapi oleh masyarakat.
Fungsi mahasiswa dan idealismenya tidak dapat dipisahkan. Mahasiswa dengan idealismenya mampu menjalankan fungsi sebagai pencari ilmu, agen perubahan, pengontrol sosial, dan penerus bangsa.
Namun, idealisme mahasiswa harus tetap diimbangi dengan sikap pragmatis yang realistis agar setiap gerakan dan perubahan yang mereka dorong dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif yang nyata.