opini

Mutiara Pagi: Haruskah Ada Caci Maki (Bagian 1635)

Selasa, 8 Oktober 2024 | 07:51 WIB
Hindari Caci Maki Sesama Anak Bangsa (Pinterest )

Haruskah ada caci maki
Dalam menyikapi beda pandangan
Ataukah tidak cukup toleransi
Dalam menerima perbedaan
Seperti Sayyidina Ali contohkan
Dengan sikap kerendahatian

Ada pertanyaan yang cukup kritis
Disampaikan kepada Sayyidina Ali
Dari seorang atheis
Tentang kehidupan sesudah mati

Wahai Ali, si atheis bertanya
Bagaimana jika akherat tidak ada
Surga dan neraka tidak ada
Hisab juga tidak ada

Bukankah engkau telah rugi
Sia-sia ibadah yang kaujalani
Harus bersusah payah
Engkau melakukan ibadah
Menaati perintah Tuhan
Yang setiap hari engkau lakukan

Kemudian Sayyidina Ali berkata
Menurutmu apakah hanya engkau yang beruntung
Aku pun sangat beruntung
Seandainya akherat tidak ada
Surga dan neraka tidak ada
Hisab juga tidak ada
Karena apa yang aku lakukan
Tidak perlu ada pertanggungjawaban
Setelah terjadinya kematian

Seandainya kata-kataku benar
Bahwa akherat itu ada
Surga dan neraka itu ada
Hisab itu juga ada
Aku tetap beruntung
Sedangkan engkau tidak
Kamu tidak beruntung
Karena sikap yang selalu menolak

Si Atheis lalu merenungkan
Apa yang Sayyidina Ali katakan
Kemudian ia berkata
Wahai Ali, apa yang katakan memang benar adanya

Malang, 8 Oktober 2024
Salam sehat,

M. Sinal

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB