Oleh: Uhud Munawaroh
PMII memandang bahwa Ahlussunnah wal-jama’ah adalah orang-orang yang memiliki metode berfikir keagamaan yang mencakup semua aspek kehidupan dengan berlandaskan atas dasar moderasi, menjaga keseimbangan dan toleran.
Aswaja mengajarkan kita untuk selalu bersikap seimbang dan toleran, serta berpihak kepada kebenaran. Sikap-sikap ini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar dapat menciptakan masyarakat yang harmonis dan damai.
Ahlussunnah wal Jama’ah adalah golongan terbesar umat islam yang mengikuti system pemahaman islam, baik dalam tauhid dan fiqih dengan mengutamakan dalil al- qur’an,hadist, ijma’ dan qiyas.
Untuk menguatkan pengertian diatas terdapat bebarapa hadits yang diantaranya diriwayatkan oleh imam ibnu majah yang artinya “meriyampaikan rasulullah saw akan pecah umatku menjadi 73 golongan, yang selamat satu golongan, dan sisanya akan hancur, ditanya siapakah yang selamat Rasulullah? beliau menjawab ahlussunnah wal Jama’ah, beliau ditanya lagi apa maksud dari ahlussunnah wal Jama’ah? Beliau menjawab; golongan yang mengikuti sunahku dan sunah shahabatku”. Dalam hadist lain juga disebutkan “berpegang teguhlah kamu semua dengan sunah mu dan sunnah khulafaur rasyidin yang semuanya memnperoleh petunjuk sesudahkau (HR Abu Dawud dan Turmudzi)
Pada dasarnya, aliran Ahlusunah Waljamaah adalah aliran teologi yang berdasar pada teks-teks alquran dan assunnah atau hadits nabi nuhammad serta didukung oleh mayoritas ulama di bidang teologi.
Ahlu Sunnah wal Jama’ah (aswaja) dapat dilihat dari dua aspek penting, pertama dari segi bahasa atau etimologi, kedua dari segi peristilahan atau terminologi.
Secara etimologi, Aswaja berasal dari bahasa arab ahl artinya keluarga. al-sunnah, berarti jalan, tabiat dan perilaku kehidupan. Sedangkan al- jama’ah, berarti ahlus sunnah berarti orang-orang yang menganut atau mengikuti sunnah nabi muhammad saw, dan wal jama’ah berarti mayoritas umat atau sahabat nabi muhammad saw. Jadi definisi ahlus sunnah wal jama’ah yaitu; “ Orang-orang yang mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW dan mayoritas sahabat (maa ana alaihi waashhabi), baik di dalam syariat (hukum Islam) maupun akidah dan tasawuf. definisi aswaja Secara umum adalah satu kelompok atau golongan yang senantiasa komitmen mengikuti sunnah nabi saw. dan thoriqoh para shabatnya dalam hal aqidah, amaliyah
Adapun pergerakan
Mahasiswa islami indonesia (PMII) adalah pendidikan formal yang berkarakter sekaligus benteng bagi keberlangsungan pendidikan yang bernafaskan Islam ahlussunah wal jama’ah an-nahdliyah, yang masih konsisten dalam mempertahankan nilai-nilai aswaja.
Dalam pelaksanaan pendidikan tidak terlepas dari implementasi nilai-nilai aswaja. Adapun nilai-nilai aswaja yang diimplementasikan seperti; tasawuth, tasamuh dan tawazun.
Pertama tawasuth, merupakan sikap keberagamaan dan kemasyarakatan yang melandasi seluruh ajaran Aswaja sejak dulu. Dengan sikap tersebut diharapkan para mahasiswa dapat menjadi umat panutan, bertindak halus, adil dan selalu menghindari sikap ekstrim.
Peranan aswaja dalam pmii yaitu aswaja dijadikan sebagai metode berpikir (manhaj al-fikr) dan metode bergerak (manhaj al-harakah). Pada sisi ini pmii menunjukkan anti taqlid, jumud, tidak kaku dan dinamis membaca realitas-realitas persoalan yang terjadi di masyarakat.
PMII berusaha menanamkan nilai-nilai keaswajaan pada para kadernya, seperti tasamuh, tawasuth, tawazun, dan ta’adul.
PMII juga mengadakan Sekolah aswaja untuk memperkuat landasan berpikir dan bertindak kadernya.