opini

Mutiara Pagi: Yang Maha Tinggi (Bagian 1606)

Sabtu, 7 September 2024 | 07:18 WIB
Ilustrasi Sungai bersih (Unsplash.com/Constant Loubier)

Tuhan Yang Maha Tinggi
Mengajarkan untuk rendah hati
Menghormati orang lain selayaknya
Bukan merendahkan dengan sesukanya

Rendah hati dapat menyelamatkan
Dari kebanggaan dan kesombongan
Seperti sebuah kisah
Di tepi sungai Dajlah*

Suatu hari ada seorang pemuda
Sedang duduk dengan seorang wanita
Sebotol arak yang berada di sisinya
Menyebabkan seorang sufi berburuk sangka

Dalam hatinya ia berbisik
Sesuatu yang tidak baik:
Alangkah buruk akhlak orang itu
Alangkah baiknya jika dia seperti aku

Tiba-tiba ada perahu tenggelam
Yang membawa tujuh penumpang
Si sufi hanya bisa diam
Namun pemuda itu terjun berenang
Enam orang dapat terselamatkan
Satu orang tidak dapat diselamatkan

Setelah kejadian itu si pemuda berkata:
Jika engkau memang lebih mulia
dibandingkan dengan saya
Maka dengan nama Yang Maha Tinggi
Selamatkanlah yang satu orang lagi

Tuan, wanita di samping saya ini
adalah ibu saya sendiri
Botol ini berisi air biasa
Bukan arak seperti yang kauduga

Si sufi tertegun lalu berkata:
Kalau begitu, selamatkanlah saya
Dari tenggelam kebanggaan dan kesombongan
Sebagaimana engkau telah menyelamatkan
Enam orang dari kematian

Semoga kisah yang ada
Menjadi pengobat jiwa
Obat agar tidak berburuk sangka
Pada sesuatu yang tidak disuka

Jakarta, 7 September 2024
Salam sehat,

M. Sinal

* Sungai Dijlah: terletak di Mesopotamia yang mengalir dari pegunungan Anatolia di Turki.

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB